Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamendiktisaintek Stella Christie Dorong Pengembangan AI untuk Atasi Kesenjangan

📅 Kamis, 16 Apr 2026, 12:03 WIB | Oleh:
Wamendiktisaintek Stella Christie Dorong Pengembangan AI untuk Atasi Kesenjangan Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie dalam acara Innovation, Data, and Economy (IDE) Katadata Future Forum 2026

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mendorong pengembangan pengetahuan, investasi, dan infrastruktur secara tepat guna sebagai strategi untuk mengatasi kesenjangan dalam pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).

Dalam keterangan di Jakarta, Kamis, Stella memaparkan bahwa saat ini penguasaan AI masih didominasi oleh negara-negara maju, baik dari sisi pengetahuan, investasi, maupun infrastruktur. Pemahaman terkait penyebab kesenjangan tersebut dinilai penting untuk mengejar ketertinggalan di bidang pengembangan teknologi AI.

"Kita harus melihat kenyataan berdasarkan data. Asah kemampuan yang tepat dan terspesialisasi, investasi kepada hal-hal yang mendukung jawaban dari apa yang dibutuhkan Indonesia, dan bangun infrastruktur di dalam negeri setelah memiliki sumber daya yang dibutuhkan," katanya.

Wamendiktisaintek menjelaskan bahwa kesenjangan pertama terletak pada aspek pengetahuan, di mana produksi paten dan publikasi ilmiah di bidang AI masih dikuasai oleh negara-negara maju.

Oleh karena itu, ia menilai Indonesia perlu menentukan bidang spesialisasi yang menjadi kekuatan nasional, seperti riset rumput laut di mana Indonesia merupakan penghasil rumput laut terbesar di dunia. Stella menekankan bahwa spesialisasi seperti inilah yang perlu digencarkan pembangunannya.

Pada aspek infrastruktur, Wamen Stella menyoroti pentingnya kemandirian dalam pengelolaan data sebagai salah satu aset utama Indonesia. Dia mengatakan AI terdiri dari data, algoritma, dan kekuatan processing.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar dari sisi ketersediaan data, yang dapat menjadi modal strategis untuk pengembangan AI apabila masyarakat memiliki kesadaran untuk mengelola data dengan baik dan aman di dalam negeri.

Wamen Stella juga mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur seperti pusat data atau data center harus mempertimbangkan kesiapan energi yang stabil, terjangkau, dan berkelanjutan, serta dirancang agar tidak membebani kebutuhan energi masyarakat.

Dia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, industri, dan sektor swasta melalui pendekatan konsorsium dan kemitraan riset.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kata Stella, telah mendorong transformasi kebijakan pembiayaan riset yang tidak lagi hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga melibatkan sektor industri dalam menjawab kebutuhan nyata pembangunan nasional.

"AI harus kita gunakan untuk pembangunan, bukan sebaliknya. Dengan strategi yang tepat pada pendidikan, investasi, dan infrastruktur, kita dapat memperkecil kesenjangan dan meningkatkan daya saing bangsa."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Luar Negeri
Trump Berang dan Minta The ...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.