Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Barito Timur Siapkan 8 Drone untuk Pemetaan Wilayah Karhutla.

📅 Kamis, 17 Sep 2026, 11:56 WIB | Oleh:
Pemkab Barito Timur Siapkan 8 Drone untuk Pemetaan Wilayah Karhutla. Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Barito Timur Muhammad Yamin.

Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng) menyiapkan delapan unit drone lengkap dengan operator, sebagai upaya mendukung pemetaan wilayah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Sebanyak 19 tangki dari PDAM telah disiapkan dan dioperasikan secara bergantian agar ketersediaan air pemadaman tetap terjaga," kata Bupati Barito Timur Muhammad Yamin di Tamiang Layang, Kamis.

Menurut dia, peralatan berat milik Dinas PUPR seperti ekskavator, buldoser, compact dan grader disiapkan untuk mendukung pembukaan maupun penyekatan akses serta upaya memutus jalur penyebaran api.

Dinas Pertanian Barito Timur, kata dia, juga menyiapkan sembilan unit jonder sebagai upaya mendukung penanganan kebakaran di lapangan, termasuk dukungan dari sektor kesehatan, telah disediakan dan didistribusikan tenaga kesehatan, obat-obatan, ambulans, oksigen dan masker ke sejumlah Puskesmas dan Pustu untuk mengantisipasi dampak karhutla terhadap masyarakat.

"Semua harus bergerak sesuai tugas dan wilayah masing-masing. Prioritas utama adalah daerah yang paling banyak terdampak dan daerah yang memiliki potensi kebakaran besar," kata Yamin.

Pemkab Barito Timur juga akan meningkatkan sosialisasi larangan pembakaran hutan dan lahan. Sosialisasi dilakukan melalui spanduk, baliho, poster, brosur hingga media sosial. Masyarakat juga akan diberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum bagi pihak yang sengaja melakukan pembakaran lahan.

Pemkab juga terus melakukan penyekatan untuk memutus jalur penyebaran api agar kebakaran tidak meluas. Pemetaan wilayah terdampak akan dilakukan secara kolaboratif bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN), sementara kepolisian akan menggelar operasi patroli untuk mencegah dan menindak aktivitas yang berpotensi memicu karhutla.

Yamin menjelaskan pemerintah daerah mengubah pola penanganan karhutla dengan mendekatkan posko dan kekuatan personel ke wilayah yang paling banyak terjadi kebakaran.

Penanganan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan posko yang berada di pusat pemerintahan, sehingga kekuatan harus digeser mendekati sumber persoalan, terutama wilayah yang mencatat kejadian kebakaran cukup tinggi dan memiliki potensi kebakaran yang besar.

"Jadi, posko digeser ke wilayah yang banyak terjadi karhutla. Personel dan sarana juga harus didekatkan ke titik-titik yang rawan, sehingga ketika terjadi kebakaran, respons bisa lebih cepat," ucap Muhammad Yamin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.