Abadikan Momen Kebersamaan, Anak Panti Asuhan Temukan Makna Keluarga Lewat Foto
📅 Selasa, 14 Apr 2026, 16:30 WIB | Oleh: Haryo BronoMakna Keluarga yang Lebih Luas
Program ini juga memperlihatkan bahwa konsep keluarga tidak selalu terbatas pada hubungan darah. Di lingkungan panti asuhan, keluarga terbentuk dari kebersamaan sehari-hari.
Di Panti Asuhan dan Tahfidz Quran Aisyiyah, pola pengasuhan menekankan pentingnya membangun hubungan yang hangat antara anak dan lingkungan sekitarnya.
“Tidak hanya merawat anak-anak, tapi juga membangun hubungan dengan orang tua atau wali yang masih ada demi masa depan mereka,” ujar Nuryani, salah satu ibu asuh.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melalui kegiatan ini, hubungan tersebut tidak hanya dirasakan, tetapi juga diabadikan dalam bentuk visual yang dapat dikenang di masa depan.
Membangun Rasa Percaya Diri
President Director Fujifilm Indonesia, Masato Yamamoto, menyatakan bahwa program “First Family Photo” dirancang untuk memberikan ruang bagi anak-anak memiliki kenangan yang bermakna.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami percaya fotografi memiliki kekuatan untuk memvalidasi keberadaan seseorang. Melalui program ini, kami ingin memastikan setiap anak memiliki sesuatu yang bisa mereka pegang sebagai bukti bahwa mereka dicintai dan memiliki cerita,” ujarnya.
Sejak pertama kali dijalankan pada 2022, program ini telah menjangkau 17 panti asuhan di berbagai wilayah. Fujifilm Indonesia berharap inisiatif ini tidak hanya menghadirkan pengalaman fotografi, tetapi juga memberikan dampak emosional yang lebih dalam bagi anak-anak.
Melalui “First Family Photo”, satu lembar foto tidak lagi sekadar gambar, melainkan menjadi medium yang menyimpan cerita, memperkuat rasa memiliki, dan menghadirkan keyakinan bahwa setiap anak memiliki kisah yang layak dikenang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!