Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manchester United Rugi, Absen dari Kompetisi Eropa Mulai Menggerus Pendapatan

📅 Jumat, 12 Des 2025, 08:46 WIB | Oleh:
Manchester United Rugi, Absen dari Kompetisi Eropa Mulai Menggerus Pendapatan Doc: AFP
Ket. Ilustrasi Manchester United.

LONDON, INGGRIS- Manchester United mencatatkan kerugian di kuartal pertama tahun fiskal setelah pendapatan siaran dan penjualan tiket anjlok akibat ketidakhadiran klub di kompetisi Eropa musim ini.

Setan Merah membukukan kerugian bersih sebesar 6,6 juta pound (115 miliar rupiah) untuk periode yang berakhir 30 September, berbalik dari laba 1,4 juta pound pada periode yang sama tahun lalu. Total pendapatan turun 2 persen, sementara biaya gaji pemain dan staf menyusut 8,2 persen setelah klub melakukan pemangkasan tenaga kerja.

CEO Omar Berrada mengatakan restrukturisasi dan keputusan sulit yang diambil dalam setahun terakhir bertujuan menciptakan fondasi biaya yang lebih efisien. “Kami kini memiliki organisasi yang lebih ramping dan efektif untuk mendorong peningkatan performa olahraga maupun komersial jangka panjang,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

MU memang melakukan pemotongan biaya setelah enam tahun berturut-turut mencatat kerugian, gambaran nyata kesulitan klub peraih 20 gelar Liga Inggris itu dalam bersaing, baik di lapangan maupun sisi bisnis.

Meski demikian, klub tetap mempertahankan prediksi pendapatan fiskal 2026 di kisaran 640–660 juta pound, dengan proyeksi laba operasional inti antara 180–200 juta pound.

Pemilik minoritas Jim Ratcliffe, yang memiliki sekitar 29 persen saham dan memimpin operasi sepak bola, telah menaikkan harga tiket, sementara United menggelontorkan sekitar 230 juta pound pada bursa transfer musim panas lalu. Klub juga mengumumkan rencana pembangunan stadion baru berkapasitas 100.000 kursi senilai 2 miliar pound.

Absennya Manchester United dari kompetisi Eropa turut menekan pendapatan siaran dan memperburuk tekanan keuangan, memicu kritik dari para suporter di tengah performa tim yang masih kesulitan bersaing di kompetisi domestik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.