Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota Malang Dilanda Hujan Es, BPBD Imbau Masyarakat Tak Panik

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 01:16 WIB | Oleh:
Kota Malang Dilanda Hujan Es, BPBD Imbau Masyarakat Tak Panik Doc: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi
Ket. Ilustrasi: Fenomena hujan es.

MALANG, JAWA TIMUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), mengimbau kepada masyarakat supaya tidak panik dalam menyikapi peristiwa hujan es yang sempat terjadi di wilayah setempat pada Kamis (9/4).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang Prayitno di Kota Malang, mengatakan hujan es bisa terjadi seiring berlangsungnya masa peralihan musim. "Kondisi ini terjadi pada masa peralihan musim, seperti saat ini," ucapnya.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kata dia, fenomena alam ini juga menjadi hal yang wajar terjadi di dalam sistem cuaca tropis, terutama ketika atmosfer dalam kondisi yang sangat labil.

Ia mengatakan hujan es di Indonesia pada umumnya mempunyai ciri khas, yakni berlangsung dalam waktu singkat antara lima sampai dengan 15 menit dengan ukuran butiran es kecil hingga sedang.

Sebelum fenomena itu terjadi, lanjut dia, biasanya akan diawali terjadinya perubahan cuaca yang bisa dirasakan oleh masyarakat, salah satunya suhu udara menjadi lebih dingin.

Menurutnya, kejadian hujan es juga hampir selalu disertai dengan terjadinya hujan dengan intensitas deras, angin kencang, dan petir.

Pihaknya menekankan masyarakat perlu memahami fenomena ini dengan bijak, mengingat penyebab terjadinya hujan es bisa dijelaskan secara ilmiah.

"Pemahaman yang baik mengenai mekanismenya penting agar masyarakat tidak salah menafsirkan fenomena ini sebagai kejadian ekstrem yang tidak dapat dijelaskan secara ilmiah," ujar Prayitno.

Meski demikian pihaknya tetap mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mewaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem yang bisa muncul sewaktu-waktu.

Salah seorang warga asal Jalan Sulfat, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Pratama memperkirakan hujan es terjadi pada Kamis sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat itu dia mendengar adanya suara benda jatuh di depan halaman rumahnya ketika hujan deras melanda.

"Sempat kaget, panik, karena ada bunyi benda jatuh, mirip kerikil yang jatuh. Terus saya lihat keluar, ternyata es," kata dia.

Ia memperkirakan kejadian hujan es berlangsung sekitar lima menit. "Kira-kira lima menitan saja, setelah itu hujan biasa," ucap Pratama. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.