Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekosistem Ekonomi di Perdesaan Harus Sehat dan Terhindar dari Korupsi

📅 Jumat, 23 Mei 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Ekosistem Ekonomi di Perdesaan Harus Sehat dan Terhindar dari Korupsi Doc: istimewa
Ket. Petani menjemur gabah kering hasil panen di Lumajang, Jawa Timur, Kamis (22/5). Pemerintah berkomitmen untuk menjaga harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani sebesar 6.500 rupiah per kilogram yang tertuang dalam Keputusan Kepala Bapanas.

JAKARTA - Komitmen Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan membangun ekosistem perekonomian di kantong-kantong kemiskinan seperti perdesaan mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Sebab itu, dalam membangun ekosistem tersebut harus dilakukan secara cermat dengan memilih format yang tepat agar betul-betul bisa mengakselerasi ekonomi kerakyatan. 

Peneliti Mubyarto Institute Awan Santosa yang diminta pendapatnya mengenai program pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan koperasi di perdesaan, mengatakan Pemerintah mesti mengombinasikan pendekatan spasial (wilayah) dan sektoral (komoditi) dalam sebuah rantai pasok/nilai, yang menembus batas/sekat administrasi dan geografis sehingga dapat mencapai skala ekonomi yang optimal.

“Pengembangannya juga mesti berdasar pada tujuh prinsip koperasi yaitu keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka, kontrol demokratis oleh anggota, partisipasi ekonomi anggota, otonomi dan kemandirian, pendidikan,pelatihan, dan informasi, serta kepedulian terhadap masyarakat,”ungkap Awan.

Dia mengakui, dalam menjalankan program tersebut masih terdapat tantangan terutama masih kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang kompeten untuk menciptakan ekosistem tersebut. Sementara, pengembangan koperasi sangat bertumpu pada akumulasi dan penguatan modal manusia.

Oleh sebab itu, perlu melakukan mobilisasi kaum intelektual dari perguruan tinggi baik profesor, doktor, dosen, sarjana, dan mahasiswa agar terlibat secara intens dalam pengembangan koperasi tersebut.

Selain itu, juga perlu melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam membangun gerakan koperasi perdesaan.

“Program ini bagus jika ditambah dukungan anggaran yang besar, asalkan dikontrol dan diawasi dengan ketat, kalau tidak hati hati bisa banyak fraud dan korupsi,”ungkap Awan.

Pemerintah melalui Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, pembentukan Koperasi Merah Putih adalah program untuk membangun ekosistem ekonomi yang sehat di wilayah perdesaan ataupun kelurahan, termasuk di wilayah Kalimantan Tengah.

“Ekosistem ekonomi di desa harus dibangun agar desa bisa berkembang, desa semakin kreatif, serta anak mudanya bisa bekerja,” kata Zulkifli Hasan di Palangka Raya, Kamis (22/5).

Ekosistem ekonomi dapat dipahami sebagai sistem yang saling berhubungan atau terintegrasi, saling mendukung berbagai aspek ekonomi baik dalam hal produksi, distribusi ataupun konsumsi.

“Oleh karenanya keluarlah Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Satgas Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Tugas satgas salah satunya memastikan pembentukan 80.000 Koperasi Merah Putih,” kata Zulkifli Hasan yang juga Ketua Satgas Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Koperasi Merah Putih paparnya untuk menjawab berbagai keresahan masyarakat desa, seperti petani, nelayan ataupun Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang menghadapi rantai pasokan panjang maupun tengkulak.

Adapun solusi dari Koperasi Merah Putih adalah memotong tengkulak dan rantai pasok tersebut, sehingga membuat harga lebih pasti serta menguntungkan.

Koperasi Merah Putih juga diharapkan memperkuat sistem distribusi lokal yang lebih efisien guna menghindari harga barang terutama kebutuhan pokok yang tidak stabil dan cenderung mahal lantaran bergantung pemasok luar daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.