Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pansus DPRD DKI Sisir Vendor Sampah Jakarta demi Cegah Lokasi Ilegal

8 Selasa, 11 Agu 2026, 16:25 WIB | Oleh:
Pansus DPRD DKI Sisir Vendor Sampah Jakarta demi Cegah Lokasi Ilegal Pansus DPRD DKI Sisir Vendor Sampah Jakarta demi Cegah Lokasi Ilegal Doc: DPRD DKI Jakarta
Ket. Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta memperketat pengawasan terhadap seluruh rantai pengelolaan sampah di Ibu Kota. Pengawasan tersebut turut menyasar vendor pengangkut untuk mencegah sampah yang telah dikelola justru berakhir di lokasi pembuangan ilegal.

JAKARTA - Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta memperketat pengawasan terhadap seluruh rantai pengelolaan sampah di Ibu Kota. Pengawasan tersebut turut menyasar vendor pengangkut untuk mencegah sampah yang telah dikelola justru berakhir di lokasi pembuangan ilegal.

Langkah tersebut dilakukan setelah Pansus meninjau pengelolaan sampah di tiga lokasi kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Jumat (7/8). Tiga lokasi yang menjadi objek peninjauan yakni Pasar Modern PIK, Mal PIK Avenue, dan RS PIK.

Anggota Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengatakan, sistem pengelolaan sampah di ketiga lokasi tersebut secara umum telah berjalan dengan baik. Namun, konsistensi pemilahan sampah sejak dari sumber tetap perlu diperkuat agar proses pengelolaan berjalan secara menyeluruh.

Menurut Suhaimi, pengelolaan sampah tidak cukup hanya memastikan sampah terkumpul dan diangkut dari lokasi sumber. DPRD DKI Jakarta juga perlu memastikan sampah tersebut dibawa hingga ke lokasi pembuangan akhir yang legal dan dapat dipertanggungjawabkan.

Karena itu, Pansus turut memeriksa keberadaan vendor yang bertugas mengangkut sampah dari sejumlah lokasi tersebut. Setiap vendor dinilai harus memiliki tujuan pembuangan yang jelas sekaligus memenuhi ketentuan yang berlaku.

"Kami ingin lokasi pembuangannya jelas dan legal," ujar Suhaimi.

Pengawasan terhadap vendor menjadi penting karena rantai pengelolaan sampah tidak berhenti ketika sampah meninggalkan lokasi sumber. Jika tahap pengangkutan dan tujuan akhir tidak diawasi secara ketat, sampah berpotensi dibuang sembarangan meskipun sebelumnya telah melalui proses pengelolaan yang baik.

Suhaimi mengingatkan, lemahnya pengawasan pada tahap akhir dapat menimbulkan persoalan baru bagi lingkungan dan masyarakat. Sampah yang seharusnya dibawa menuju fasilitas resmi justru dapat berakhir di lokasi pembuangan ilegal.

"Jangan sampai sampah dibuang ke tempat ilegal," tegas politisi PKS tersebut.

Peristiwa kebakaran di lokasi pembuangan sampah ilegal di Kramatjati, Jakarta Timur, menjadi salah satu pengingat mengenai pentingnya pengawasan terhadap seluruh mata rantai persampahan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan proses pengumpulan dan pengangkutan, tetapi juga menyangkut kepastian lokasi pembuangan akhir.

Hasil peninjauan di kawasan PIK selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta. Temuan tersebut akan digunakan sebagai salah satu bahan dalam menyusun rekomendasi untuk memperbaiki tata kelola persampahan di Jakarta.

Pansus ingin memastikan pengelolaan sampah dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Proses tersebut mencakup pemilahan sejak dari sumber, pengangkutan oleh vendor yang memenuhi ketentuan, hingga pembuangan akhir di lokasi yang legal.

Dengan pengawasan yang lebih ketat, DPRD DKI Jakarta berharap praktik pembuangan sampah secara ilegal dapat ditekan. Pada akhirnya, sistem pengelolaan persampahan di Jakarta diharapkan berjalan lebih tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

PSS Sleman Harus Menang Atas Bhayangkara Sore Ini

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSS Sleman Harus Menang Ata...

Persib Sesumbar Akan Tundukkan Java United Malam Ini

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Persib Sesumbar Akan Tunduk...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.