Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Melonjak! Satu Pernyataan Donald Trump Bikin Pasar Bergairah

📅 Rabu, 01 Apr 2026, 19:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Melonjak! Satu Pernyataan Donald Trump Bikin Pasar Bergairah Doc: ANTARA FOTO/ Asprilla Dwi Adha
Ket. Kamera wartawan merekam layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjadi seiring membaiknya sentimen global setelah pernyataan Donald Trump yang menyatakan kesiapan Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik.

Pernyataan tersebut meredakan kekhawatiran pasar terhadap ketidakpastian geopolitik yang selama ini menekan aset berisiko, termasuk pasar saham negara berkembang.

Secara analitis, sinyal de-eskalasi konflik mendorong peningkatan risk appetite investor, yang tercermin dari aliran dana masuk ke pasar ekuitas seperti IHSG.

Ekspektasi stabilitas global juga berpotensi memperbaiki prospek perdagangan dan harga komoditas, yang menjadi faktor penting bagi kinerja emiten di Indonesia.

Namun demikian, penguatan ini masih bersifat sentimen-driven dan rentan terhadap dinamika lanjutan. Pasar cenderung menunggu realisasi konkret dari pernyataan tersebut sebelum mengonfirmasi tren penguatan yang lebih berkelanjutan.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (1/4) sore, ditutup menguat 136,22 poin atau 1,93 persen ke posisi 7.184,44, mengikuti bursa kawasan Asia, dipicu oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa AS dapat mengakhiri keterlibatan militernya di Iran dalam waktu 2-3 pekan.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 10,98 poin atau 1,53 persen ke posisi 726,79.

“Sentimen ini dilatarbelakangi pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa AS dapat mengakhiri keterlibatan militernya di Iran dalam waktu dua hingga tiga minggu,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta.

Di sisi lain, dikabarkan juga bahwa Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan kesediaan untuk mengakhiri permusuhan dengan sejumlah syarat, termasuk jaminan internasional.

"Tentunya kondisi ini memberikan sebuah harapan meredanya ketegangan antara AS dengan Iran," ujar Nico.

Dari dalam negeri, data indeks manufaktur cenderung stagnan dari bulan sebelumnya namun masih menunjukkan fase ekspansi. S&P Global melaporkan bahwa Indeks PMI (Purchasing Manager's Index) Manufaktur Indonesia tercatat turun ke level 50,1 pada Maret 2026, dari sebelumnya 53,8 pada Februari 2026.

“Penurunan tersebut tidak terlepas dari ketidakpastian akibat konflik geopolitik, gangguan rantai pasok, serta kenaikan harga bahan baku,” ujar Nico.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan posisi neraca perdagangan bulan Februari membukukan surplus sebesar 1,28 miliar dolar AS, yang memiliki sisi positif menopang ketahanan eksternal perekonomian Indonesia lebih lanjut.

BPS juga melaporkan laju inflasi bulan Maret sebesar 0,41 persen month to month (mtm) dan sebesar 3,48 persen year on year (yoy), atau masih dalam rentang target Bank Indonesia (BI) yang berkisar 2,5 plus minus 1 persen, sehingga mencerminkan laju inflasi yang cenderung terkendali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Advertisement
gaia musik festival
Nasional
Kemenbud: Museum Musik Indo...
Nasional
Menkes Serukan Perbaiki Seg...
Nasional
Gratis, Kemenag Terbitkan 4...
Nasional
Selama 2025 PT KAI Kelola 2...
Anak Fandi Ahmad Siap Mengobrak-abrik Pertahanan Skuad Garuda   

Anak Fandi Ahmad Siap Mengobrak-abrik Pertahanan Skuad Garuda  

06 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
📅 Kamis, 06-Agu-2026
# 6
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
📅 Kamis, 06-Agu-2026
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.