Wabah Salmonella akibat Cabai Jalapeno Menyerang di 27 Negara Bagian AS, 345 Orang Jatuh Sakit
📅 Kamis, 06 Agu 2026, 18:37 WIB | Oleh: SriyonoISTANBUL - Wabah salmonella yang disebabkan cabai jalapeno, yang telah menyebabkan 345 orang jatuh sakit di 27 negara bagian. Fakta itu didasarkan pernyataan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, Rabu (5/8).
CDC menyatakan bahwa cabai jalapeno tersebut dipasok oleh Coast Citrus Distributors yang berbasis di California dan didatangkan dari Meksiko. Cabai tersebut disajikan di Chipotle, Qdoba, dan restoran-restoran lainnya.
Sebanyak 36 orang telah dirawat di rumah sakit, menurut CDC. Sejauh ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa.
Menurut NBC News, Minnesota dan Colorado mencatat jumlah kasus terbanyak, masing-masing dengan 110 kasus. Illinois melaporkan 30 kasus dan Kansas 13 kasus.
Negara bagian lain yang terdampak adalah Alabama, Arkansas, California, Georgia, Indiana, Kentucky, Louisiana, Michigan, Missouri, Montana, Nebraska, North Carolina, North Dakota, Ohio, Oklahoma, South Carolina, Tennessee, Texas, Utah, Virginia, Washington, Wisconsin, dan Wyoming.
Sebaiknya Anda baca juga:
Chipotle menyatakan pada Selasa (4/8) bahwa mereka telah menghapus jalapeno dari menu mereka sebagai langkah "kehati-hatian ekstra."
Pada Rabu (5/8), Qdoba menyatakan telah "secara proaktif menghapus jalapeno dari seluruh restoran kami."
Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) menyatakan bahwa mereka mulai menyelidiki "berbagai bahan" yang terkait dengan wabah tersebut pada 22 Juli, namun belum menyebutkan nama restoran atau pemasok mana pun.
CDC menyatakan bahwa FDA sedang berupaya memastikan apakah jalapeno tersebut juga dijual di toko-toko bahan makanan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!