Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sepanjang Januari-Juli 2026 PT KAI Berhasil Angkut 13.920 Ton Pupuk

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 18:38 WIB | Oleh:
Sepanjang Januari-Juli 2026 PT KAI Berhasil Angkut 13.920 Ton Pupuk Doc: KAI

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengangkut 13.920 ton pupuk sepanjang Januari hingga Juli 2026. Capaian volume angkutan tersebut meningkat sebesar 2,43 persen jika dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya.

Lonjakan pengiriman bulanan tercatat pada Juli 2026 yang mampu mencapai volume sebesar 1.800 ton pupuk. Perusahaan BUMN ini merilis data pencapaian distribusi logistik tersebut pada hari Rabu (5/8).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat komoditas beras menjadi pendorong utama terhadap kenaikan laju inflasi nasional tersebut. Pengendalian harga pangan pokok membutuhkan kerja sama dari ketersediaan sarana produksi hingga penyaluran kepada masyarakat.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan pentingnya peran distribusi pupuk bagi pertanian. Keberadaan pupuk yang tepat waktu membantu para petani dalam menjaga tingkat produktivitas lahan garapan.

“Perhatian masyarakat terhadap harga beras perlu dijawab melalui kerja yang terukur dari hulu hingga hilir. KAI mengambil peran pada sisi logistik dengan menjaga pelayanan angkutan pupuk agar rantai distribusi sarana pertanian berjalan lancar, aman, dan memiliki kepastian jadwal,” ujar Anne.

Pemerintah telah mengalokasikan pupuk bersubsidi dengan total kuota sebesar 9,55 juta ton pada 2026. Realisasi penyaluran pupuk bersubsidi tersebut telah mencapai angka 54,28 persen hingga 25 Juni 2026.

Penurunan Harga Eceran Tertinggi pupuk bersubsidi sekitar 20 persen dilakukan demi menekan biaya produksi petani. Pemerintah juga mempercepat penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan untuk menjaga daya beli.

Anne menyatakan bahwa kebijakan penyediaan pupuk harus didukung oleh jaringan transportasi logistik yang sangat andal. Kereta api memiliki kapasitas angkut besar serta mampu melayani pengiriman barang secara massal dan konsisten.

“Sinergi pemerintah, BUMN, produsen pupuk, pelaku logistik, pemerintah daerah, dan kelompok tani diperlukan agar pupuk tersedia sesuai kebutuhan. KAI siap menjalankan tugas pada rantai logistik melalui pengelolaan perjalanan yang mengutamakan keselamatan dan keandalan,” kata Anne. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Rona
Rony Parulian Tampil Lebih ...
Advertisement
Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.