Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkes Serukan Perbaiki Segera Kekurangan Layanan Kesehatan

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 18:57 WIB | Oleh:
Menkes Serukan Perbaiki Segera Kekurangan Layanan Kesehatan Doc: RRI/Aditya Prabowo
Ket. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan keprihatinan atas meninggalnya peserta BPJS Kesehatan, Yusrizal Tri Chaerawan. Korban sebelumnya mengaku menunggu delapan jam memperoleh ruang rawat inap di rumah sakit.

“Setiap ada yang meninggal itu hati saya sedih, apalagi kalau meninggalnya muda. Saya merasa saya sebagai Menkes tuh gagal, kok teman-teman kita ada yang meninggal muda,” kata Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (6/8).

Menurut Menkes Budi, negara harus terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik agar masyarakat dapat hidup lebih sehat dan berumur panjang. Ia mengatakan pemerintah menargetkan peningkatan angka harapan hidup masyarakat Indonesia.

“Jadi harusnya memang kita usahakan memberikan layanan terbaiklah. Ini dilakukan agar mereka bisa usianya lanjut sampai ke-76 tahun,” ujar dia.

Menkes Budi mengakui masih terdapat berbagai kekurangan dalam pelayanan kesehatan yang harus segera dibenahi. Perbaikan tersebut, kata dia, mencakup fasilitas kesehatan, ketersediaan alat kesehatan, hingga sumber daya manusia di sektor kesehatan.

“Kekurangan itu ada, itu yang harus kita perbaiki. Baik itu di fasilitas kesehatannya, di alat-alat kesehatannya, maupun di SDM kesehatannya,” ucap dia.

Menkes lalu mengajak masyarakat terus menyampaikan masukan untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia. Menurut dia, kolaborasi publik penting mendorong perbaikan layanan yang lebih baik.

“Tolong bantu juga teman-teman untuk terus memberikan masukan. Langkah ini dikakukan itu kita bisa laksanakan,” kata dia.

Diketahui, Sebelum meninggal Yusrizal Tri Chaerawan mengaku menunggu delapan jam untuk memperoleh ruang rawat inap. Pengalaman tersebut diungkapkan melalui unggahan akun Threads pribadinya.

“8 jam belum dapat ruangan. Enggak mau spill RS-nya soalnya gue pakai BPJS,” tulis Yusrizal dalam unggahannya pada 22 Juli 2026.

Kabar meninggalnya Yusrizal kemudian disampaikan oleh sepupunya, Hilda Aprianti Perdana, melalui akun media sosial milik almarhum. Dalam unggahannya, Hilda menyebut Yusrizal meninggal dunia pada Jumat (31/7) setelah kondisinya memburuk. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Dubes AS untuk Yunani Mundur kaena Pelanggaran Etika

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Dubes AS untuk Yunani Mundu...

Mentan Jepang Mengundurkan Diri

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Mentan Jepang Mengundurkan ...
Luar Negeri
Kapal Induk Tiongkok akan G...
Nasional
BMKG Sebut Penyebab Panas T...
Megapolitan
Ternyata Perut Bumi Jakarta...
Megapolitan
Pemkot dan Pemkab Bogor Kol...
Megapolitan
Warga Jakarta Berpeluang Be...
Olahraga
Arab Saudi Tunda Turnamen T...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.