Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gangguan Kepribadian Tertentu Bisa Membuat Orang Bertindak Kejam

📅 Rabu, 24 Jun 2026, 23:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gangguan Kepribadian Tertentu Bisa Membuat Orang Bertindak Kejam Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Aksi teatrikal dalam kampanye Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Lhokseumawe, Aceh.

Jakarta - Psikolog Samanta Clara Elsener, S.Psi, M.Psi, Psikolog mengemukakan bahwa gangguan kepribadian tertentu bisa membuat orang bertindak kejam terhadap orang lain, termasuk melakukan kekerasan secara berulang, tanpa merasa bersalah.

"Dalam psikologi, kita mengenal istilah gangguan kepribadian antisosial atau Antisocial Personality Disorder (ASPD), yang di masyarakat awam sering disebut sebagai psikopat atau sosiopat," kata pengurus Himpunan Psikologi Indonesia itu saat dihubungi ANTARA pada Rabu.

"Ini bukan sekadar karakter galak atau pemarah, melainkan gangguan mental yang serius. Orang dengan kondisi ini memiliki struktur otak yang berbeda dalam memproses emosi, sehingga tidak ada empatinya," ia menjelaskan.

Menurut dia, orang dengan gangguan kepribadian antisosial biasanya manipulatif, sulit berempati, serta memandang orang lain sebagai alat untuk memenuhi kebutuhan atau kepentingan pribadinya.

Orang dengan gangguan kepribadian antisosial, Samanta melanjutkan, bisa menyakiti orang lain tanpa merasa bersalah.

"Mereka tidak memiliki rasa bersalah atau lack of remorse, tidak punya empati, pandai memanipulasi, dan melihat orang lain bukan sebagai sesama manusia, melainkan sebagai objek untuk memenuhi kepuasan atau kebutuhan mereka sendiri," ia menjelaskan.

"Jadi, saat menyiksa mereka benar-benar tidak merasakan kompas moral yang berbunyi bahwa tindakan itu salah," katanya.

Baru-baru ini, seorang perempuan berusia 29 tahun didapati telah menjadi korban penyekapan dan penganiayaan berat selama tiga tahun.

Perempuan asal Kabupaten Bandung yang dilaporkan hilang kontak dengan keluarga sejak tahun 2023 itu ditemukan dalam kondisi kritis di rumah sakit setelah disekap dan dianiaya oleh kekasihnya selama tiga tahun.

Kepada ayahnya, korban mengaku mengalami penganiayaan luar biasa kejam dalam tiga tahun terakhir.

Selama kurun itu, pelaku sering memindahkan korban dari satu tempat kos ke tempat kos yang lain di daerah Cileunyi, Kabupaten Bandung, guna menghindari kecurigaan warga sekitar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.