Kemenbud: Museum Musik Indonesia akan Hadir di Bandung
📅 Kamis, 06 Agu 2026, 19:05 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, mengatakan pemerintah tengah merintis pembangunan Museum Musik Indonesia sebagai pusat pelestarian sejarah musik nasional. Museum tersebut diharapkan menghadirkan perjalanan musik Indonesia dari masa awal hingga perkembangan industri musik modern saat ini.
Ia mengatakan, Museum Musik Indonesia direncanakan memanfaatkan bekas Gedung Jiwasraya di Jalan Asia Afrika, Bandung. Hal ini mengingat, sebelumnya gedung tersebut telah lama tidak digunakan oleh warga Bandung.
''Kami sedang merintis Museum Musik Indonesia agar dapat memberikan gambaran perjalanan musik Indonesia seperti apa. Semoga kehadiran museum ini bisa memberikan gambaran musik Indonesia dari awal sampai akhir," kata dia saat menghadiri konser Sepanjang Jalan Kenangan: Sejuta Cerita Is Haryanto, Soehanna Hall, Jakarta Selatan, Rabu (5/8).
Ia menyampaikan, nantinya, museum tersebut akan menampilkan berbagai memorabilia para musisi legendaris Indonesia yang memiliki nilai sejarah tinggi. Sejumlah koleksi dari keluarga seniman, termasuk Titiek Puspa dan Idris Sardi, mulai dihimpun sebagai bagian dari persiapan museum.
Pihaknya juga terus berdiskusi bersama para komposer, musisi, dan pelaku industri untuk menyusun konsep museum secara komprehensif. Langkah itu dilakukan agar tokoh-tokoh penting dalam perjalanan musik Indonesia dapat dikenalkan kepada masyarakat melalui narasi yang menarik.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita berharap, pembangunan museum musik yang berada di Bandung bekas gedung mangkrak akan digunakan sebaik mungkin. Kita sudah berdiskusi dengan para komposer dan musisi, agar tokoh yang menjadi tonggak dalam musik Indonesia bisa tergambar disana," ucap dia.
Selain pembangunan museum, Kementerian Kebudayaan rutin menghadirkan program Harmoni Zaman. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghargaan kepada para musisi lintas generasi.
Program tersebut mempertemukan penyanyi era 1970-an, 1980-an, 1990-an, hingga mantan penyanyi cilik dalam satu panggung bersama. Tidak hanya itu, kegiatan tersebut menjadi ruang apresiasi lintas generasi untuk merayakan perjalanan panjang musik Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia berharap lagu-lagu legendaris Indonesia tetap hidup dan terus dinyanyikan oleh generasi muda pada masa mendatang. Menurutnya, karya seperti Sepanjang Jalan Kenangan milik Is Haryanto memiliki nilai yang tidak lekang oleh waktu dan tetap dicintai oleh masyarakat. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!