Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Efek IKN Kian Nyata, Ekonomi Penajam Paser Utara Tumbuh Signifikan

3 Minggu, 28 Jun 2026, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Efek IKN Kian Nyata, Ekonomi Penajam Paser Utara Tumbuh Signifikan Efek IKN Kian Nyata, Ekonomi Penajam Paser Utara Tumbuh Signifikan Doc: ANTARA/ Nyaman Bagus Purwaniawan
Ket. Ilustrasi-Suasana IKN di wilayah Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

NUSANTARA – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) diharapkan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi baru dengan mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, serta mengurangi ketimpangan pembangunan yang selama ini terkonsentrasi di Pulau Jawa.

Namun, dampak ekonominya akan sangat bergantung pada keberhasilan menarik investasi swasta, mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung, dan menciptakan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.

Tanpa ekosistem bisnis yang kuat, manfaat ekonomi IKN berisiko lebih lambat terealisasi dibandingkan besarnya investasi yang telah dikeluarkan.

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengatakan ekonomi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), mengalami pertumbuhan signifikan berkat gencarnya pembangunan di wilayah IKN dan sekitarnya.

"Hingga saat ini, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten PPU tercatat lebih tinggi dan signifikan sebesar 19,9 persen dibanding kabupaten/kota lain di Kalimantan Timur (Kaltim)," ujar Direktur Perencanaan Makro Otorita IKN Pungky Widiaryanto di Nusantara, Minggu (28/6).

Sementara itu, lanjut dia, perkembangan perekonomian di Provinsi Kaltim juga tumbuh lebih tinggi dan signifikan ketimbang provinsi lain di Pulau Kalimantan, yakni tumbuh sebesar 3,7 persen.

Pertumbuhan sebesar itu, ia mengatakan diperoleh berdasarkan hasil kajian dampak ekonomi melalui fasilitas pendukung penerapan skema pendanaan (PPSP).

Hasil kajian juga menunjukkan adanya penurunan tingkat kemiskinan di PPU sebesar 0,45 persen dibandingkan sebelum pembangunan IKN dimulai.

Sebelumnya, saat Seminar Jumat Belajar dengan tema "Kupas Tuntas Dampak Ekonomi IKN" secara hybrid pada Jumat (26/6), di Balai Kota Otorita IKN, ia juga terus mendorong agar manfaat pembangunan IKN dapat dirasakan lebih luas agar dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi regional yang inklusif dan berkelanjutan.

Seminar yang diikuti lebih dari 200 peserta, terdiri dari Insan Otorita IKN, Bank Indonesia (BI), Kementerian PPN/Bappenas, Badan Pusat Statistik (BPS) RI, serta Perwakilan Himpunan Bank Negara di Nusantara itu, menurut dia, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai dampak ekonomi pembangunan IKN terhadap berbagai wilayah sekitarnya, termasuk bagi Provinsi Kaltim, Pulau Kalimantan, hingga dampak skala nasional.

Dalam kesempatan itu, Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Otorita IKN Mia Amalia mengatakan bahwa seminar itu menjadi upaya bersama untuk memahami dampak ekonomi pembangunan IKN. Kajian ini menganalisis dampak ekonomi secara komprehensif bukan hanya di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP), namun sampai Kalimantan Timur dan Pulau Kalimantan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.