Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Iran Minta AS Tarik Diri dari Kawasan Teluk Persia

📅 Minggu, 15 Mar 2026, 20:17 WIB | Oleh:
Iran Minta AS Tarik Diri dari Kawasan Teluk Persia Doc: AFP/ATTA KENARE

TEHERAN - Iran menuntut agar Amerika Serikat memberikan kompensasi atas kerusakan dan menarik diri dari kawasan Teluk Persia untuk mengakhiri konflik, kata anggota Dewan Penentu Kebijakan Iran, Mohsen Rezaei, pada Sabtu (14/3).

"Kami hanya akan mempertimbangkan untuk mengakhiri perang jika, pertama, kami menerima kompensasi dari AS untuk semua kerusakan, dan kedua, kami mendapatkan jaminan keamanan 100 persen di masa depan, yang mustahil tanpa penarikan AS dari kawasan Teluk Persia. Dengan demikian, syarat kedua adalah penarikan AS dari Teluk Persia," katanya kepada stasiun televisi Iran SNN.

Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, Kamis (12/3), menyerukan kepada negara-negara Timur Tengah untuk menutup pangkalan AS di wilayah mereka dan menuntut ganti rugi.

Sebelumnya pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Iran menanggapi serangan brutal itu dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

AS dan Israel awalnya mengklaim serangan "preemptif" mereka diperlukan untuk melawan ancaman yang dirasakan dari program nuklir Iran, tetapi mereka segera memperjelas bahwa mereka ingin melihat penggantian kekuasaan di Iran.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas pada hari pertama operasi militer AS-Israel, sehingga pemerintahan Republik Islam Iran menyatakan 40 hari masa berkabung. Ant/Sputnik/RIA Novosti

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.