Wajah Baru Kota Jababeka: Padukan Sektor Industri dengan Pesona Wisata Budaya lewat Harmony Festival 2026
📅 Rabu, 11 Mar 2026, 14:42 WIB | Oleh: Tim RedaksiJAKARTA– Selama tiga hari penyelenggaraan, Jababeka Harmony Festival 2026 yang berlangsung pada 6–8 Maret 2026 berhasil menarik antusiasme luar biasa masyarakat dengan estimasi sebanyak puluhan ribu pengunjung yang memadati kawasan Hollywood Junction Jababeka dan Kota Jababeka Cikarang.
Festival ini menjadi ruang pertemuan berbagai elemen masyarakat mulai dari komunitas budaya, pelaku industri global, keluarga, hingga pelaku UMKM lokal yang berbaur dalam atmosfer harmoni yang hidup dan inklusif. Kemeriahan terlihat dari tingginya partisipasi pengunjung serta rangkaian kegiatan budaya, ekonomi kreatif, dan sosial yang berlangsung dinamis sepanjang penyelenggaraan.
Keberhasilan festival ini sekaligus mencerminkan visi besar kawasan yang dikembangkan oleh PT Jababeka Tbk dalam membangun ekosistem kota modern yang tidak hanya maju secara industri, tetapi juga harmonis secara sosial dan budaya. Antusiasme publik yang tinggi menegaskan bahwa harmoni bukan sekadar konsep, melainkan pengalaman nyata yang hidup dan tumbuh bersama masyarakat.
“Kami sangat bangga melihat antusiasme masyarakat yang begitu besar. Ini membuktikan bahwa kota yang maju adalah kota yang menghargai setiap perbedaan. Keberagaman di (Kota) Jababeka adalah aset, dan ketika masyarakat merasa nyaman serta harmonis, daya beli akan meningkat secara alami. Ini bukti bahwa harmoni sosial mendorong kemajuan ekonomi daerah,” ungkap Ivonne Anggraini selaku Presiden Direktur PT Graha Buana Cikarang.
Kirab Multibudaya menjadi puncak kemeriahan Jababeka Harmony Festival, sekaligus momen yang sangat dinantikan masyarakat. Setelah satu dekade tidak digelar, kirab budaya ini akhirnya kembali hadir dengan kemegahan yang menjadikannya salah satu parade budaya terbesar yang pernah diselenggarakan di kawasan ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Arak-arakan spektakuler tersebut diikuti oleh ribuan peserta dari puluhan komunitas budaya yang datang dari berbagai kota, menampilkan keberagaman tradisi dalam satu perayaan yang meriah dan penuh warna.
Kemegahan kirab semakin terasa dengan hadirnya 15 tandu atau joli, 12 liong naga berukuran besar, serta puluhan barongsai yang bergerak bersama dalam satu parade budaya yang meriah.
Tidak hanya komunitas seni budaya, tenant industri dan perwakilan masyarakat juga turut ambil bagian, menjadikan kirab ini sebagai simbol harmoni keberagaman sekaligus perayaan budaya yang spektakuler.
Sebaiknya Anda baca juga:
Acara ini dihadiri oleh Presiden Direktur PT Graha Buana Cikarang Ivonne Anggraini, President Director PT Padang Golf Cikarang Setiawan Mardjuki, Direksi Jababeka Infrastruktur Didik Purbadi dan Vega Violetta Puspa, Pendiri Yayasan Dharmaphala Humanitarian Society Lie Kok Beng, Asda I, Drs. H. Hudaya, Dewan Pembina Wiranusa Indonesia H. Dani Ramdan, Ketua Umum Wiranusa Indonesia Aisyah Ayu, Perwakilan dari Kemenag sekaligus Dewan Pembina Wiranusa Indonesia H. Sobirin dan Puteri Indonesia 2025 Miss Supranational Asia & Oceania 2025 Frista Yufi Amarta Putri.
Dampak ekonomi
Tidak hanya menjadi perayaan keberagaman budaya, festival ini juga memberikan dampak ekonomi yang nyata. Sebanyak 100 tenant dari sektor F&B, fashion, dan kerajinan tangan berpartisipasi, menghadirkan beragam produk bagi ribuan pengunjung yang hadir. Kehadiran para pengunjung ini turut mendorong perputaran ekonomi yang signifikan di area acara.
Selain itu Wiranusa selaku kolaborator pemberdayaan UMKM memberikan apresiasi atas dukungan Jababeka terhadap ekonomi kerakyatan.
“Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bagaimana kawasan modern dapat bersinergi dengan pelaku usaha kecil untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan. Kehadiran para UMKM serta laporan peningkatan omzet tenant hingga berkali-kali lipat dibandingkan hari biasa menunjukkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar festival, tetapi juga penggerak nyata ekonomi masyarakat,” ungkap Aisyah Ayu Ketua Umum Wiranusa Indonesia
Dirinya menambahkan, momentum ini sekaligus menegaskan bahwa Jababeka tidak hanya dikenal sebagai kawasan industri kelas dunia, tetapi juga berkembang menjadi destinasi gaya hidup, pusat aktivitas komunitas, serta ruang tumbuh bagi ekonomi kreatif dan UMKM di koridor Timur Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!