Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Sidang Isbat, Kemenag Aceh Pantau Hilal Awal Zulhijah 1447 H

📅 Kamis, 14 Mei 2026, 10:14 WIB | Oleh:
Jelang Sidang Isbat, Kemenag Aceh Pantau Hilal Awal Zulhijah 1447 H Doc: Antara Foto
Ket. Tim pemantau hilal Kemenag Aceh saat melakukan pemantauan menggunakan teleskop, di Aceh Besar

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Aceh menyiapkan pemantauan rukyatul hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah/2026 sebagai bahan pertimbangan untuk sidang isbat penetapan yang dilaksanakan Kemenag RI pada Minggu (17/5) mendatang.

"Hasil pengamatan nantinya akan dilaporkan sebagai bahan dalam sidang isbat yang digelar pemerintah,” kata Kepala Kanwil Kemenag Aceh Azhari di Banda Aceh, Rabu.

Azhari mengatakan pemantauan rukyatul hilal di Aceh sendiri dilakukan Minggu (17/5) menjelang magrib. Titik utama pengamatan berada di Observatorium Tgk Chik Kuta Karang, Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

“Pemantauan hilal dilakukan dengan menggunakan instrumen astronomi dan melibatkan tim falakiyah," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk menunggu keputusan resmi pemerintah terkait penetapan Hari Raya Idul Adha, yang akan diumumkan setelah sidang isbat selesai.

Sementara itu Ketua Tim Falakiyah Kemenag Aceh Alfirdaus Putra menjelaskan berdasarkan data hisab untuk lokasi Observatorium Tgk Chik Kuta Karang, konjungsi terjadi pada 17 Mei 2026 pukul 03.01.03 WIB. Matahari terbenam pada pukul 18.46.41 WIB, sedangkan bulan terbenam pada pukul 19.22.19 WIB.

Dengan demikian lama waktu pengamatan hilal setelah matahari terbenam sekitar 36 menit. Saat matahari terbenam, tinggi bulan mencapai 6,78 derajat dengan elongasi geosentrik bulan-matahari sebesar 10,62 derajat. Luas permukaan bulan yang terlihat diperkirakan mencapai 0,73 persen.

Artinya, posisi hilal di Aceh pada waktu pengamatan itu telah memenuhi kriteria imkanur rukyat MABIMS.

“Hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di Lhoknga berpotensi terlihat, karena telah berada pada ketinggian 6,78 derajat dengan elongasi 10,62 derajat. Secara kriteria MABIMS, posisi ini sudah memenuhi syarat imkanur rukyat,” kata Alfirdaus.

Ia menyebutkan posisi bulan berada sekitar 6,22 derajat di sebelah kanan atas matahari. Dari arah barat, bulan berada sekitar 5,79 derajat ke arah utara.

“Peluang terlihatnya hilal cukup baik, terutama jika cuaca cerah dan ufuk barat tidak tertutup awan. Namun hasil akhirnya tetap bergantung pada kondisi pengamatan di lapangan dan keputusan resmi pemerintah melalui sidang isbat,” kata Alfirdaus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.