Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tips Santai Tapi Penting, Persiapan Mudik Pakai Mobil atau Motor

📅 Rabu, 11 Mar 2026, 15:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tips Santai Tapi Penting, Persiapan Mudik Pakai Mobil atau Motor Doc: ANTARA FOTO/Syaiful Arif
Ket. Arsip Foto - Kendaraan para pemudik memadati jalan raya Bandar Kedungmulyo di Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur.

JAKARTA – Pakar keselamatan jalan raya dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, kasih beberapa tips santai tapi penting buat warga yang mau mudik Lebaran naik kendaraan pribadi.

Menurut dia, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya perjalanan tetap aman dan nyaman, mulai dari kondisi kendaraan, kesiapan fisik pengemudi, hingga perencanaan rute perjalanan.

Selain itu, Jusri juga menekankan pentingnya istirahat yang cukup dan tetap disiplin dengan aturan lalu lintas, supaya mudik nggak cuma sampai tujuan, tapi juga selamat tanpa stres.

Tips-tips praktis ini bisa jadi pegangan sederhana tapi efektif buat membuat perjalanan mudik lebih lancar dan menyenangkan.

"Karakter perjalanan mudik di Indonesia ini ada tiga, seperti waktu, kondisi yang lelah hingga membawa barang yang berlebih," katanya dalam acara jumpa media bersama Jetour di Jakarta, Selasa (10/3).

Ia menyampaikan bahwa perjalanan pulang ke kampung halaman menggunakan kendaraan beroda dua maupun kendaraan beroda empat menjelang Lebaran biasanya membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan pada hari-hari biasa.

"Perjalanan mudik dari Jakarta menuju Jawa Tengah maupun Timur itu rata-rata membutuhkan waktu yang lebih lama. Misal kita mau ke Semarang, kalau hari-hari biasa itu bisa ditempuh dengan waktu 6-7 jam saja. Kalau pada momentum mudik Lebaran ini bisa sampai 12 jam lebih," ia menjelaskan.

Perjalanan yang lebih panjang akan melelahkan bagi pengemudi maupun penumpang kendaraan, apalagi mereka yang sedang berpuasa.

"Letih dan lelah menjadi teman perjalanan. Karena waktu yang cukup lama, sehingga muncul masalah tersebut, yang tidak boleh disepelekan oleh pengendara," kata Jusri.

Guna menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh selama mudik, pengguna kendaraan pribadi disarankan menyiapkan kondisi fisik sebelum melakukan perjalanan dan mengatur waktu istirahat selama perjalanan.

Orang-orang yang mudik menggunakan kendaraan pribadi biasanya membawa cukup banyak bekal dan oleh-oleh.

Jusri menyarankan pemudik mengupayakan barang bawaan tidak melampaui kapasitas muat kendaraan.

"Kebiasaan membawa barang banyak pada saat mudik ini, mengakibatkan dampak buruk bagi kendaraan. Karena muatan berlebih ini dapat mengakibatkan mobil itu cepat rusak dan juga konsumsi BBM menjadi lebih meningkat," kata dia.

Kementerian Perhubungan memperkirakan sebanyak 143,9 juta orang melakukan perjalanan pada masa mudik Lebaran 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
Daerah
Hadapi Kekeringan, BPBD Cil...
Advertisement
Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.