Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ajak Anak Banyak Kegiatan Fisik untuk Kurangi Bermain Gawai

8 Kamis, 11 Des 2025, 03:23 WIB | Oleh:
Ajak Anak Banyak Kegiatan Fisik untuk Kurangi Bermain Gawai Ajak Anak Banyak Kegiatan Fisik untuk Kurangi Bermain Gawai Doc: ist
Ket. perbanyak anak berkegiatan fisik

JAKARTA -  Orangtua menjadi kunci mengatasi anak kecanduan gawai. Caranya antara lain dengan mengajak melakukan banyak aktivitas fisik. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mengatakan memperbanyak ruang kreatif dan kegiatan fisik bagi anak menjadi salah satu upaya mencegah risiko dampak negatif dari penggunaan platform digital.

Asisten Deputi Penyediaan Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus KemenPPPA Ciput Eka Purwianti mengatakan upaya perlindungan anak di ranah digital tidak selalu dilakukan melalui pendekatan membatasi akses ke platform digital.

"Kuncinya adalah bagaimana kita memperbanyak ruang anak-anak beraktivitas secara offline (luring). Jadi semua isu digital itu tidak harus diselesaikan dengan (pendekatan) digital," kata Ciput dalam sesi diskusi yang digelar di Jakarta Pusat, Rabu.

Dia mendorong pemerintah daerah untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menyediakan lebih banyak ruang terbuka yang diisi oleh berbagai kegiatan kreatif untuk anak. Misalnya, membuat klub serta kompetisi olahraga. Menurutnya, kegiatan fisik dan kompetisi dapat memotivasi anak untuk berlatih dan bergerak.

"Ini yang kami minta di daerah berinovasi membuat program-program kreativitas untuk anak disamping menyiapkan ruang-ruang terbuka yang banyak agar anak bisa berkreativitas, berkegiatan secara fisik, olahraga, dan bermain," ujar Ciput.

Menurutnya, saat energi anak sudah dihabiskan untuk hal-hal yang positif, pada saat dia kembali ke rumah, dia mengakses platform digital hanya untuk hal yang penting. Selain kegiatan kreatif dan olahraga, Ciput menjelaskan bahwa upaya pencegahan juga dilakukan melalui penguatan kebijakan dan edukasi di ranah digital.

Dia menekankan pentingnya penyelenggara sistem elektronik (PSE) untuk memahami kebijakan keselamatan anak yang tepat. “Jadi ini banyak pihak yang bisa terlibat selain pemerintah, itu dunia usaha,” ujarnya.

Menurutnya, langkah pencegahan tidak hanya berupa pembatasan akses platform digital. Sebab, ada sejumlah platform digital yang dirancang khusus untuk mereka, seperti aplikasi pembelajaran dan konten edukatif.

Menurutnya, yang terpenting adalah memastikan waktu yang dihabiskan anak untuk mengakses platform digital benar-benar digunakan untuk pengembangan diri, termasuk minat dan bakat.

“Banyak produk-produk pembelajaran untuk anak ada di ranah daring secara aplikasi dan itu bermanfaat tetapi (yang penting) bagaimana waktu yang digunakan anak-anak untuk mengakses konten-konten digital itu betul-betul untuk keperluan pengembangan diri,” tuturnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Gempa M5,7 Mengguncang Jepa...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.