Libur Sekolah Ramai, KAI Tambah Kapasitas Hingga 1,17 Juta Tempat Duduk
📅 Senin, 08 Jun 2026, 17:10 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA – Meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur sekolah mencerminkan kenaikan aktivitas konsumsi dan pergerakan ekonomi domestik, terutama di sektor transportasi, pariwisata, dan ritel.
Momentum ini biasanya dimanfaatkan keluarga untuk melakukan perjalanan wisata atau kunjungan antardaerah, sehingga mendorong okupansi akomodasi dan permintaan jasa transportasi.
Di sisi lain, lonjakan mobilitas juga menuntut kesiapan infrastruktur serta manajemen arus lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan dan penurunan kualitas layanan publik.
Secara keseluruhan, periode libur sekolah menjadi indikator penting bagi perputaran ekonomi musiman di dalam negeri.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan kapasitas 1.174.624 tempat duduk untuk mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat selama periode libur sekolah tahun 2026 sekaligus mengakomodasi peningkatan mobilitas penumpang di berbagai rute.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sebagai operator perkeretaapian nasional, KAI menyiapkan kapasitas sebanyak 1.174.624 tempat duduk selama periode keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta, Senin (8/6).
Menurut dia, masa liburan sekolah menjadi salah satu periode dengan mobilitas masyarakat yang meningkat di berbagai daerah. Perjalanan untuk berwisata, mengunjungi keluarga, mengikuti kegiatan pendidikan, maupun berbagai aktivitas ekonomi berlangsung hampir bersamaan di banyak kota.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menghadirkan program diskon transportasi sebesar 30 persen untuk perjalanan menggunakan kereta api kelas ekonomi komersial.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sehingga untuk mendukung hal itu, KAI sebagai operator perkeretaapian nasional menyiapkan kapasitas tempat duduk tersebut selama periode keberangkatan.
Program itu memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan dengan biaya yang lebih terjangkau selama masa liburan sekolah.
Selain mendukung mobilitas masyarakat, peningkatan perjalanan pada periode liburan sekolah juga berkontribusi terhadap aktivitas ekonomi di berbagai daerah tujuan.
Sektor pariwisata, kuliner, perhotelan, transportasi lanjutan, hingga pelaku UMKM berpeluang memperoleh manfaat dari meningkatnya jumlah kunjungan masyarakat selama periode tersebut.
Anne mengatakan program diskon dari pemerintah melalui DJKA Kementerian Perhubungan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun daerah tujuan perjalanan.
"Program diskon dari Pemerintah melalui DJKA Kementerian Perhubungan memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk bepergian selama liburan sekolah. Mobilitas yang meningkat juga turut mendukung aktivitas ekonomi di berbagai daerah tujuan," ujar Anne.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!