Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pentingnya Pendidikan yang Setara bagi Penyandang Disabilitas

📅 Kamis, 04 Des 2025, 22:35 WIB | Oleh:
Pentingnya Pendidikan yang Setara bagi Penyandang Disabilitas Doc: Antara
Ket. Sejumlah penyandang disabilitas mengikuti lomba melukis saat memperingati Hari Disabilitas Internasional di Sentra Mahatmiya Bali, Tabanan, Bali, Kamis (4/12/2025).

Jakarta - Anggota DPR RI Netty Prasetiyani mengingatkan pemerintah mengenai pentingnya pemberian kesempatan mengenyam pendidikan yang setara bagi para penyandang disabilitas di tanah air.

"Selama akses pendidikan belum setara, mustahil kita berharap penyandang disabilitas bisa bersaing di pasar kerja. Ini persoalan struktural yang harus segera dibenahi,” kata Netty dikutip di Jakarta, Kamis.

Hal itu juga dia sampaikan merespons peringatan Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember lalu. Lebih lanjut, Netty mengungkapkan bahwa rata-rata lama sekolah penyandang disabilitas baru mencapai 7,57 tahun, dengan 20–25 persen di antaranya tidak pernah bersekolah sama sekali. Akses ke perguruan tinggi pun, ujarnya melanjutkan, masih sangat rendah, yakni berada di bawah 3 persen.

Untuk mengatasi hal itu, menurut dia, pemerintah perlu memperkuat intervensi kebijakan yang lebih konkret, seperti pemenuhan fasilitas pendidikan inklusif, peningkatan kapasitas guru pendamping, serta pemerataan akses teknologi bagi anak disabilitas di daerah tertinggal. Selain itu, ia juga meminta pemerintah daerah agar aktif memastikan sekolah-sekolah membuka ruang penerimaan yang ramah disabilitas.



Selanjutnya, Netty mengingatkan pentingnya memastikan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas benar-benar dijalankan oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Regulasi sudah ada, namun implementasinya belum optimal. Pemerintah pusat dan daerah harus memperkuat layanan, anggaran, dan program inklusif agar hak-hak disabilitas terpenuhi,” ujarnya.

Netty menilai bahwa langkah memperbaiki kesenjangan pendidikan harus dimulai dari perencanaan hingga pengawasan implementasi di lapangan. Ia lalu mendorong agar pemerintah memberikan porsi anggaran yang lebih jelas untuk pendidikan inklusif serta melibatkan organisasi penyandang disabilitas dalam penyusunan program.

Dengan langkah konkret tersebut, kata Netty, hambatan struktural dapat dikurangi sehingga generasi muda disabilitas memiliki peluang pendidikan dan mobilitas sosial yang lebih baik.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjamin perlindungan dan pemberdayaan teman-teman difabel.

Mensos menegaskan, kerja sama semua pihak termasuk kementerian dan pihak terkait menjadi satu hal yang dibutuhkan agar para penyandang disabilitas tetap mampu berkarya di tengah keterbatasannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

20 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

20 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

20 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.