Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPOM Siap Intensifkan Pengawasan Pangan Selama Ramadan dan Jelang Idulfitri

📅 Rabu, 11 Mar 2026, 00:05 WIB | Oleh:

“Dengan keterbukaan dan komitmen perbaikan berkelanjutan, kita membangun kepercayaan konsumen sekaligus memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat,” ujar dia.

Dalam kunjungan tersebut, BPOM memantau penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) melalui monitoring corrective action and preventive action (CAPA). BPOM juga melakukan pemantauan di Lotte Grosir Pasar Rebo untuk memastikan penerapan Cara Peredaran Pangan Olahan yang Baik (CPerPOB).

Dalam inspeksi tersebut ditemukan kondisi gudang penyimpanan beku atau frozen storage yang melebihi kapasitas penyimpanan. Taruna mengingatkan pengelola agar segera melakukan perbaikan karena kondisi tersebut berpotensi mempengaruhi kualitas pangan.

“Tadi kami cek izin edar produk, label, kemasan, hingga tanggal kedaluwarsanya. Gudang dingin yang overload juga berisiko menyebabkan suhu meningkat sehingga pangan lebih cepat rusak,” ujar dia.

Ia menegaskan pelaku usaha tidak boleh mengabaikan aspek keamanan pangan hanya karena alasan ekonomi.

Menurut dia, perlindungan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam kegiatan usaha pangan.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menyampaikan dukungan terhadap langkah pengawasan yang dilakukan BPOM.

Ia menilai pengawasan tersebut penting untuk memberikan kepastian kepada masyarakat terkait keamanan pangan selama Ramadan dan Idulfitri.

“Pengawasan langsung ini memberikan keyakinan kepada warga agar tidak khawatir mengonsumsi pangan. Selama Ramadan dan Idulfitri,” kata Uus.

Sementara itu, Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk terus berkolaborasi dengan BPOM dalam menjaga keamanan pangan. Dalam kegiatan tersebut, ia juga memberikan edukasi langsung kepada konsumen mengenai pentingnya menjadi pembeli yang cerdas.

Melalui kampanye “Cek KLIK”, masyarakat diingatkan untuk selalu memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluarsa sebelum membeli produk pangan.

Ia juga mencontohkan cara memeriksa keamanan produk dengan memindai barcode melalui aplikasi resmi guna memastikan legalitas dan keamanan produk yang dikonsumsi masyarakat. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.