Dua Jembatan Putus Dampak Banjir yang Melanda Kampung Binala-Lelipang
📅 Rabu, 22 Jul 2026, 22:37 WIB | Oleh: Tim PenulisManado - Bencana banjir dan tanah longsor yang menghantam Kampung Binala dan Kampung Lelipang, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara menyebabkan dua jembatan putus.
"Sebagaimana informasi dari Koramil Tamako, bencana banjir dan tanah longsor terjadi pukul 08.00 Wita," kata Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng di Manado, Rabu.
Selain dua jembatan putus, banjir dan tanah longsor juga menyebabkan dua rumah mengalami rusak berat dan rusak ringan.
"Rumah Keluarga Hiwoiang-Daud (rusak berat) dan rumah Keluarga Manikome-Lumahedo (rusak ringan)," sebut Nuriadin.
Beberapa langkah sudah dilakukan untuk penanganan banjir dan tanah longsor di dua kampung tersebut, yaitu memerintahkan Babinsa untuk mengecek tempat terjadinya bencana alam tanah longsor dan rumah tergenang air.
Selanjutnya, berkoordinasi dengan pihak pemerintah setempat, membantu membersihkan material longsor dan mengungsikan barang, serta melaporkan kejadian tersebut kepada Dandim 1301/Sangihe.
Sebaiknya Anda baca juga:
Nuriadin menambahkan, saat ini masyarakat yang terdampak bencana diungsikan ke Gedung Pertanian di Kampung Lelipang, sementara untuk intensitas curah hujan sudah mulai menurun.
"Dari hasil analisa, terjadinya tanah longsor dan banjir diakibatkan intensitas curah hujan yang tinggi sejak malam hari," ujarnya.
Sementara itu, kata dia, personel Basarnas bersama dengan para pihak juga ikut membantu dalam penanganan pascabencana tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!