Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pefindo: Penerbitan Obligasi Korporasi Tetap Solid pada Semester II 2026.

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 23:48 WIB | Oleh:
Pefindo: Penerbitan Obligasi Korporasi Tetap Solid pada Semester II 2026. Doc: Koran Jakarta/M.Fachri
Ket. Kepala Divisi Riset Ekonomi PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Suhindarto dalam konferensi pers Pefindo di Jakarta, Rabu (22/07).

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memproyeksikan penerbitan surat utang (obligasi) korporasi tetap berada pada level yang solid sepanjang semester II-2026, seiring tingginya kebutuhan refinancing (pendanaan kembali) dari emiten-emiten di pasar modal Indonesia.

Pefindo memproyeksikan penerbitan surat utang korporasi masih akan berada pada kisaran Rp154 triliun-Rp196,86 triliun dengan titik tengah sebesar Rp175,77 triliun sepanjang 2026, dari realisasi penerbitan telah mencapai Rp87,35 triliun hingga semester I-2026.

"Jadi, sejauh ini proyeksi dari Pefindo sejak awal tahun kemarin masih inline," ujar Kepala Divisi Riset Ekonomi Pefindo Suhindarto dalam konferensi pers Pefindo di Jakarta, Rabu.

Suhindarto menjelaskan salah satu faktor yang menopang penerbitan surat utang korporasi pada semester II-2026 yaitu tingginya kebutuhan refinancing emiten-emiten di pasar modal Indonesia.

Pefindo mencatat nilai surat utang korporasi yang akan jatuh tempo pada semester II-2026 mencapai Rp107,5 triliun, atau hampir dua kali lipat dibandingkan semester I-2026 yang sekitar Rp55 triliun.

"Kalau akhirnya surat utang yang jatuh tempo masih tinggi ini bisa mendorong penerbitan surat utang korporasi di semester kedua, seiring dengan kebutuhan refinancing untuk membiayai kembali surat utang yang jatuh tempo ini juga masih tinggi," ujar Suhindarto.

Selain itu, Pefindo memproyeksikan kondisi ekonomi domestik tetap stabil pada semester II-2026, didukung oleh kondisi fiskal yang masih bersifat ekspansif dan kebijakan moneter yang diarahkan untuk menjaga stabilitas pasar keuangan.

Suhindarto menilai kondisi itu menciptakan iklim yang lebih kondusif bagi pasar surat utang korporasi, ditambah minat investor terhadap obligasi korporasi yang masih kuat.

Lebih lanjut, di tengah tekanan yang masih membayangi pasar saham sepanjang 2026, Suhindarto menyebut instrumen surat utang menawarkan imbal hasil yang lebih menarik sehingga berpotensi menjadi alternatif investasi bagi investor.

Namun demikian, Ia mengingatkan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan yang dapat membatasi penerbitan obligasi korporasi pada semester II-2026, di antaranya risiko geopolitik global, tren kenaikan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (US Treasury), serta potensi bertahannya yield acuan di level tinggi akibat suku bunga yang masih ketat.

Selain itu, juga tekanan nilai tukar rupiah, meningkatnya penerbitan Surat Berharga Negara (SBN), hingga persaingan dengan instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Daerah
Skabies Menyerang Warga Bin...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.