Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Dorong Petani Jagung Perkuat Kelompok Tani lewat Akses KUR

📅 Rabu, 22 Jul 2026, 17:25 WIB | Oleh:
Pemerintah Dorong Petani Jagung Perkuat Kelompok Tani lewat Akses KUR Doc: Kementerian UMKM

JAKARTA – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong petani membangun skala ekonomi melalui penguatan kelembagaan usaha secara berkelompok. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, sekaligus kesejahteraan petani, dengan dukungan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Plt Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, mengatakan pemerintah telah memberikan kemudahan pembiayaan melalui KUR. Termasuk plafon hingga Rp100 juta tanpa agunan tambahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Riza, sektor pangan menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional. Namun, ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada peningkatan produksi, melainkan juga pada meningkatnya kesejahteraan petani.

“Produksi pangan akan berjalan baik dan berkelanjutan apabila petaninya sejahtera. Karena itu, berbagai kebijakan afirmatif pemerintah harus dimanfaatkan secara optimal agar mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani,” ujar Riza, lewat keterangannya, Rabu (22/7).

Ia menegaskan KUR merupakan instrumen pemerintah untuk memperkuat permodalan petani. Selain memperoleh subsidi bunga, petani dapat mengakses pembiayaan hingga Rp100 juta tanpa agunan tambahan.

Pemerintah juga akan memberikan sanksi kepada penyalur KUR yang masih meminta jaminan tambahan yakni untuk pembiayaan di bawah batas tersebut.

“Pembiayaan hingga Rp100 juta tidak memerlukan agunan tambahan. Apabila masih ditemukan adanya permintaan agunan tambahan, masyarakat dapat melaporkannya kepada pemerintah,” kata dia.

Selain itu, Riza menjelaskan KUR juga menyediakan skema pembayaran setelah panen (yarnen). Sehingga cicilan dapat disesuaikan dengan siklus usaha pertanian dan tidak membebani arus kas petani selama masa tanam.

Menurut dia, tantangan terbesar sektor pertanian Indonesia masih berasal dari skala usaha petani yang relatif kecil. Kementerian UMKM mendorong petani memperkuat kelompok tani agar mampu menciptakan skala ekonomi yang lebih efisien.

Mulai dari pengadaan benih dan pupuk hingga peningkatan posisi tawar saat menjual hasil panen. Ia memastikan tidak ada salahnya dengan lahan yang kecil.

“Ketika petani berkelompok, mereka dapat membeli benih, pupuk, maupun sarana produksi secara bersama sehingga lebih efisien. Di sisi lain, volume produksi yang lebih besar juga akan meningkatkan posisi tawar petani dalam menentukan harga,” ujar Riza.

Kementerian UMKM optimistis sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, perguruan tinggi, pemerintah daerah memperkuat kapasitas petani yakni sebagai pelaku UMKM yang lebih produktif, berdaya saing, serta mendukung ketahanan pangan nasional. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.