Ancaman Ransomware 2026: IBM X-Force Sebut AI Mudahkan Penyerang Bobol Rantai Pasok
📅 Minggu, 08 Mar 2026, 20:15 WIB | Oleh: Haryo BronoPara penyerang menggunakan AI untuk mempercepat riset, menganalisis data dalam jumlah besar, dan mengulang jalur serangan secara real time. Misalnya, sindikat pusat penipuan dari Asia Tenggara dilaporkan memasukkan AI ke dalam operasi mereka, menggabungkan chatbot multibahasa dan penjangkauan otomatis ke korban di seluruh dunia.
Dasar-dasar keamanan masih kurang memadai.
Pengujian penetrasi X-Force Red mengungkap kelemahan yang terus-menerus pada kebersihan kredensial dan konfigurasi perangkat lunak, dengan kontrol akses yang salah konfigurasi sebagai titik masuk paling umum dalam pengujian ini.
Sektor manufaktur menduduki daftar target teratas selama lima tahun berturut-turut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sektor ini menyumbang 27,7% dari insiden yang diamati oleh X-Force, dengan pencurian data sebagai yang paling umum. Kawasan Asia Pasifik menyumbang 68% dari seluruh kasus manufaktur yang diamati, dan Asia Pasifik terus menjadi episentrum insiden terkait manufaktur.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!