Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ibu Meninggal, Bayi Ditinggal Kakak di Gerobak Nasi Uduk di Pasar Minggu

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 15:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ibu Meninggal, Bayi Ditinggal Kakak di Gerobak Nasi Uduk di Pasar Minggu Doc: Polsek Pasar Minggu
Ket. Penemuan bayi perempuan di gerobak nasi uduk depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya RT 01/02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026).

JAKARTA - Bayi perempuan berusia dua hari bernama Ameera Ramadhani ditinggal sang kakak, Zidan (12) di gerobak nasi uduk di depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya RT 01/02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa sore (3/3), usai sang ibu meninggal.

"Assalamualaikum Ibu/Bapak yang menemukan adik saya. Saya Zidan ingin minta tolong untuk merawat adik saya karena ibu saya meninggal saat melahirkan," demikian isi surat yang dituliskan Zidan di Jakarta, Kamis (5/3).

Dalam surat itu, sang kakak meminta tolong agar sang adik dianggap seperti anak sendiri.

Alasannya, sang kakak tidak akan menemuinya lagi usai sang ibu meninggal pasca melahirkan dan tidak ingin masa depan adik sama sepertinya.

"Tolong anggap seperti anak sendiri karena saya tidak akan menemukan atau mengunjunginya dia lagi. Saya tidak mau masa depan dia seperti saya. Terimakasih," katanya.

Seorang bayi perempuan yang masih hidup berusia dua hari ditemukan di dalam gerobak nasi uduk di depan rumah warga di Jalan Pejaten Raya RT 01/02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa sore.

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela mengatakan, bayi itu ditemukan pada Selasa sore pukul 17.30 WIB dan dilaporkan kepada polisi pada 17.43 WIB.

Setelah mendapatkan informasi, personel Polsek Pasar Minggu mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memastikan kondisi sang bayi melalui para saksi.

"Saksi Dinda dan saksi Marlinah menyampaikan informasi telah menemukan seorang bayi perempuan berada di dalam tas belanja dalam gerobak nasi uduk," kata Anggiat.

Pada awalnya, saksi Dinda mendengar suara tangis bayi dari lantai dua. Setelah mencari sumber suara tangisan dari sebuah tas berisikan bayi di depan rumah warga.

Bayi itu memakai pakaian bermotif boneka beruang berwarna biru dan diselimuti selimut berwarna putih. Dalam tas itu juga terdapat sejumlah barang lainnya yakni susu bubuk, tisu basah, sarung tangan dan secarik kertas yang terdapat tulisan.

Bayi perempuan tersebut diperkirakan berusia dua hari berdasarkan dari tulisan kertas yang dituliskan oleh seorang bernama Zidan yang diduga orang yang dengan sengaja menelantarkan bayi di TKP.

Hingga akhirnya para saksi memutuskan melapor penemuan bayi yang hidup itu kepada RT dan polisi. Informasi penemuan bayi itu juga telah dilaporkan ke Polsek Pasar Minggu melalui grup WA Polsek Pasar Minggu.

Selanjutnya, Piket Fungsi Polsek Pasar Minggu melakukan upaya pencarian rekaman CCTV serta berkoordinasi dengan RT, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Puskesmas Pasar Minggu dan Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

BNN Gerebek 3,37 Ton Narkoba di Gresik

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BNN Gerebek 3,37 Ton Narkob...
Daerah
Badan Geologi: Gunung Anak ...

Disney Tengah Garap Film “Moana 3”

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Disney Tengah Garap Film �...

25 Dosen UB Perkuat Pembangunan Kawasan Transmigrasi

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
25 Dosen UB Perkuat Pembang...
Manusia Tak Beradab, Penyembelih Binatang Superlangka, Tapir, Harus Dihukum Berat

Manusia Tak Beradab, Penyembelih Binatang Superlangka, Tapir, Harus Dihukum Berat

03 Jul 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.