Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadapi Tantangan Geopolitik, Wamendagri Minta Bupati Cari Alternatif Pendapatan

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 15:30 WIB | Oleh:
Hadapi Tantangan Geopolitik, Wamendagri Minta Bupati Cari Alternatif Pendapatan Doc: Kemendagri
Ket. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengingatkan seluruh kepala daerah agar senantiasa menjaga integritas dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, kepemimpinan yang bersih menjadi modal utama untuk mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengingatkan seluruh kepala daerah agar senantiasa menjaga integritas dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, kepemimpinan yang bersih menjadi modal utama untuk mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Bima saat menjadi keynote speaker dalam Dialog Otonomi Daerah bertema Strategi Mewujudkan Kemandirian Fiskal Daerah yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Institut Kesehatan Medistra Hall, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (2/7).

Dalam kesempatan itu, Bima menjelaskan bahwa kepala daerah saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Selain dipengaruhi dinamika geopolitik global, mereka juga harus memastikan berbagai program prioritas nasional berjalan dengan baik, memenuhi janji politik kepada masyarakat, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan media digital yang berlangsung sangat cepat.

"Hari ini kepala daerah punya empat ujian, yaitu geopolitik, mengawal program-program prioritas nasional, memenuhi janji kampanye, dan menghadapi algoritma media yang bergerak sangat dinamis. Sangat tidak mudah dan butuh jurus-jurus yang sesuai dengan algoritma kekinian," ujar Bima.

Ia menegaskan bahwa berbagai tantangan tersebut tidak boleh mengurangi komitmen kepala daerah dalam menjaga integritas. Menurutnya, setiap kebijakan yang diambil harus tetap mengedepankan tata kelola pemerintahan yang bersih, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik sehingga masa jabatan dapat diselesaikan dengan hasil yang optimal.

Selain menjaga integritas, Bima juga mendorong pemerintah daerah untuk terus menghadirkan berbagai inovasi guna memperkuat kemandirian fiskal. Optimalisasi potensi daerah melalui berbagai terobosan dinilai menjadi salah satu langkah penting agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengesampingkan prinsip pemerintahan yang baik.

Ia mengungkapkan bahwa Kementerian Dalam Negeri telah memetakan karakteristik kepala daerah berdasarkan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta kualitas pelayanan publik. Menurutnya, daerah dengan karakter sebagai transformer mampu meningkatkan kapasitas fiskal sekaligus memperbaiki kualitas layanan kepada masyarakat.

"Alternatif pendapatan daerah maupun pendanaan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) telah berhasil diterapkan di berbagai kabupaten," katanya.

Dalam forum tersebut, Bima juga mengajak pemerintah kabupaten mendukung Program Kepala Desa Masuk Kampus yang diinisiasi Kemendagri melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas kepala desa, terutama dalam penguasaan data, penyusunan perencanaan pembangunan, serta pengembangan potensi desa sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Tak hanya itu, Bima mendorong setiap daerah memperkuat identitas atau branding sesuai karakteristik dan potensi yang dimiliki. Ia menilai sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga sport tourism dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperkuat kemandirian fiskal melalui kepemimpinan yang inovatif dan berintegritas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Polda Jatim Dalami Motif Pe...
Nasional
Duka Gempa NTT Sampai ke Am...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.