Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelatihan Medsos untuk Mencegah Korupsi Dilakukan Pemkot Bogor untuk ASN

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 15:15 WIB | Oleh:
Pelatihan Medsos untuk Mencegah Korupsi Dilakukan Pemkot Bogor untuk ASN Doc: ist
Ket. asn lebih dulu jangna korupsi sebelum kampanye antikorupsi

BOGOR - Aparatur Sipil Negara (ASN) Bogor dilatih menggunakan medsos untuk kampanye antikorupsi. Namun, lebih penting mereka sendiri lebih dulu tidak korupsi, sebelum berkampanye antikorupsi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyebutkan, pelatihan tersebut dilakukan melalui webinar Pariwara Antikorupsi 2026 Seri 3 yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara virtual dari Ruang Rapat I Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Kamis.

Ia mengatakan penguatan literasi antikorupsi melalui media digital menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor membangun budaya integritas di lingkungan aparatur sipil negara. 

Menurut dia, pemanfaatan media digital diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyampaian pesan antikorupsi kepada masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

"Peningkatan kapasitas ASN dalam menyusun konten edukatif menjadi salah satu langkah penting agar kampanye antikorupsi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan mudah dipahami," kata Ajat.

Ia menyebutkan, keikutsertaan dalam webinar tersebut merupakan bentuk dukungan ASN Pemkab Bogor terhadap program pencegahan korupsi yang diinisiasi KPK.

Webinar bertema "Viralitas Berbasis Konten Lokal: Membuat Kampanye Antikorupsi yang FYP dan Berdampak" menghadirkan Founder dan Creative Director Hecticholic, Isol, serta Analis Madya pada Kedeputian Koordinasi dan Supervisi Wilayah KPK, Irawati.

Dalam paparannya, Isol mengatakan media sosial menjadi ruang strategis untuk membangun kesadaran publik, termasuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi. Menurut dia, konten edukasi perlu dikemas secara menarik, ringan, dan relevan agar dapat menjangkau masyarakat lebih luas tanpa mengurangi substansi pesan.

Ia juga memaparkan sejumlah strategi penyusunan konten digital, di antaranya konsep Segitiga Atensi, Anatomi Hook, serta kerangka AIDA, 3P, dan CER. Selain itu, Isol memperkenalkan pendekatan Soft Advocacy, yakni penyampaian pesan antikorupsi melalui cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat sehingga lebih mudah dipahami dan diterima publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.