Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manasik Kesehatan Menjadi Bagian Penting dalam Pembinaan Calon Haji

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 17:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Manasik Kesehatan Menjadi Bagian Penting dalam Pembinaan Calon Haji Doc: Antara
Ket. Ilustrasi: Umat Islam dari berbagai negara melakukan tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Rabu (17/6/2026) waktu setempat.

Jakarta - Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU) memandang program manasik kesehatan yang digulirkan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bisa menjadi bagian penting dalam pembinaan calon haji.

Ketua Umum FK KBIHU Manarul Hidayat mendukung langkah tersebut mengingat kesehatan merupakan salah satu aspek mendasar dalam pemenuhan syarat kemampuan (istitha'ah) untuk menunaikan ibadah haji.

“Yang dimaksud istitha'ah itu bukan hanya soal uang, tetapi juga bagaimana kondisi kesehatan. Jadi kesehatan sangat prinsip dalam masalah ibadah haji,” Manarul Hidayat di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, penguatan pembinaan kesehatan sejak sebelum keberangkatan diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji.

Ia berharap pada musim haji mendatang semakin banyak jamaah yang berangkat dalam kondisi fisik yang lebih prima, sehingga dapat menjalankan rangkaian ibadah secara mandiri.

“Kalau kesehatannya baik, pembimbing menjadi lebih fokus menjalankan tugasnya sebagai pembimbing, bukan pendorong,” kata Manarul Hidayat.

Di sisi lain ia menilai upaya pemerintah mempercepat masa tunggu keberangkatan haji di sejumlah daerah turut menjadi langkah positif untuk mengurangi proporsi jamaah yang berangkat pada usia lanjut (lansia).

Menurut dia, semakin cepat calon haji memperoleh kesempatan berangkat, semakin besar peluang mereka menunaikan ibadah dalam kondisi kesehatan yang lebih baik.

“Alhamdulillah, sekarang pemerintah terus berupaya mempercepat masa tunggu di berbagai daerah. Harapannya, jamaah bisa berangkat pada usia yang lebih produktif sehingga kesehatannya lebih baik dan pelaksanaan ibadah hajinya juga lebih optimal,” kata dia.

Ia menambahkan sinergi antara pembinaan manasik ibadah dan manasik kesehatan perlu terus diperkuat agar calon haji tidak hanya memahami tata cara pelaksanaan ibadah, tetapi juga mampu menjaga kondisi fisik sebelum dan selama berada di Tanah Suci.

Sebelumnya Kemenha bakal menerapkan program manasik kesehatan bagi jamaah calon haji mulai penyelenggaraan ibadah haji 2027 sebagai langkah meningkatkan kesiapan jamaah sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

“Mulai tahun depan, tahun 2027, kami memperkenalkan istilah manasik kesehatan. Jamaah yang akan berangkat pada 2027 akan kami dampingi dan kami asistensi proses manasik kesehatannya supaya dipastikan mereka sehat,” kata Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak.

Wamenhaj mengatakan kebijakan tersebut menjadi salah satu hasil evaluasi awal penyelenggaraan ibadah haji 2026. Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh mulai akhir pekan ini sebelum dibahas bersama Komisi VIII DPR RI.

Ia menjelaskan salah satu fokus evaluasi adalah aspek istitha’ah kesehatan atau kemampuan fisik calon jamaah untuk menjalankan rangkaian ibadah haji.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.