Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pedagang Buah Diduga Diintimidasi Oknum Polisi, Polres Jaktim Turun Tangan.

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 14:58 WIB | Oleh:
Pedagang Buah Diduga Diintimidasi Oknum Polisi, Polres Jaktim Turun Tangan. Doc: Antara Foto
Ket. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Made Budi di Polres Metro Jakarta Timur, Jumat (3/7)

Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim) menyelidiki dugaan intimidasi yang dialami seorang pedagang buah di Pasar Induk Kramat Jati, yang diduga dilakukan oleh seorang oknum perwira polisi.

"Kami sudah mendapatkan informasi yang telah beredar dari berbagai media sosial terkait hal tersebut. Tentunya, kami akan menelusuri kebenarannya, apakah memang seperti yang disampaikan di media sosial," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Made Budi di Jakarta, Jumat.

Dia pun memastikan pihaknya melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk memastikan fakta yang sebenarnya.

Menurut Budi, proses pendalaman dilakukan dengan memeriksa seluruh pihak yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Polisi akan meminta keterangan, baik dari pedagang maupun anggota yang bertugas di lokasi.

Dia menyebutkan anggota yang bersangkutan dengan peristiwa tersebut merupakan seorang perwira yang bertugas di kawasan Pasar Induk Kramat Jati.

"Anggota kepolisian yang bertugas di lokasi dan pedagang yang berada di lokasi akan kami minta keterangan mengenai seperti apa permasalahan yang terjadi. Anggota tersebut memang seorang perwira dan bertugas di lokasi itu," jelas Budi.

Lebih lanjut, penyidik juga meminta keterangan dari pedagang sebagai pihak yang melaporkan dugaan intimidasi. Hal ini dilakukan agar proses klarifikasi berlangsung objektif dan mendapatkan penjelasan dari kedua belah pihak.

Polres Metro Jakarta Timur segera memproses persoalan tersebut sesuai mekanisme yang berlaku apabila ditemukan adanya pelanggaran di lingkungan kepolisian.

"Kami akan melakukan pemanggilan. Apabila ada informasi lebih lanjut, kita sampaikan, semua akan diproses, dan kami meminta keterangan dari kedua belah pihak," ucap Budi.

Sebelumnya, seorang pedagang buah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mengaku mendapatkan intimidasi yang diduga dilakukan oleh seorang oknum perwira polisi.

Pedagang buah bernama Sutrisno itu menceritakan awalnya ia sedang melayani pembeli sekaligus mengatur barang dagangannya yang baru diturunkan dari kendaraan untuk dimasukkan ke dalam lapak.

"Memang dagangan saya sedikit maju. Saat itu, ada penertiban, saya dipanggil oleh Kapospol. Saya bilang nanti akan saya pindahkan karena saya tidak ada anak buah dan saat itu sedang proses bongkar muat," kata Sutrisno di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat.

Dia pun mengaku sudah menyampaikan hal serupa kepada petugas bahwa barang dagangannya segera dipindahkan setelah proses pelayanan pembeli selesai.

"Tetapi saya malah dimaki-maki dan disebut ngeyel karena dianggap sudah beberapa kali ditegur," ujar Sutrisno. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.