Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Diprediksi Volatile Pekan Ini Dipicu Naiknya Risiko Geopolitik

📅 Senin, 02 Mar 2026, 08:09 WIB | Oleh: Tim Penulis

Penutupan atau gangguan terhadap Selat Hormuz berpotensi mengguncang pasar energi global, karena jalur ini biasanya memfasilitasi perdagangan minyak mentah dan gas yang mencapai puluhan juta barel per hari, serta berdampak terhadap kondisi harga minyak, rantai pasok energi, dan biaya asuransi pengiriman yang bisa melonjak tajam.

Di tengah meningkatnya ketidakpastian global tersebut, kebijakan ekonomi AS telah mengalami perubahan signifikan pada pekan lalu.

Mahkamah Agung AS membatalkan sebagian besar tarif impor global yang sebelumnya diberlakukan oleh pemerintahan AS Donald Trump karena dianggap melampaui kewenangan hukum, memaksa administrasi AS untuk mencari dasar hukum baru guna mempertahankan beberapa kebijakan tarif tersebut.

Trump kemudian mengumumkan rencana kenaikan tarif impor global menjadi 15 persen, sebagai respons terhadap pembatalan tersebut.

Sementara itu, Departemen Perdagangan AS menetapkan bea masuk anti-subsidi untuk panel surya dari beberapa negara, termasuk Indonesia, dengan kisaran tarif antara 86 persen dan 143,3 persen, karena dianggap mendapatkan subsidi yang merugikan industri domestik AS.

"Ketentuan tarif tinggi ini dapat menekan ekspor sektor energi terbarukan Indonesia ke pasar AS dan menambah tekanan pada neraca perdagangan sektor terkait," ujar Imam.

Dari dalam negeri, lembaga pemeringkat S&P Global Ratings memperingatkan bahwa tekanan fiskal Indonesia terus meningkat, dengan rasio pembayaran bunga utang terhadap pendapatan negara diperkirakan telah atau berpotensi bertahan di atas level 15 persen, ambang yang menjadi tolok ukur penting dalam penilaian kesehatan fiskal suatu negara.

Apabila rasio tersebut tetap tinggi dalam jangka menengah, potensi penurunan peringkat kredit (downgrade) bisa terjadi meskipun saat ini outlook masih dipertahankan stabil.

"Peringatan ini menambah kehati-hatian investor dan pembuat kebijakan dalam menanggapi gejolak global sambil mengelola tantangan fiskal domestik," ujar Imam.

Sementara itu, menyambut awal Maret 2026, akan ada rilis beberapa data penting, diantaranya PMI Manufaktur Indonesia untuk Februari 2026, Neraca Perdagangan Indonesia untuk Januari 2026, Inflasi Indonesia untuk Februari 2026, dan PMI ISM Sektor Manufaktur Amerika Serikat untuk Februari 2026.

Kemudian, PMI ISM Sektor Jasa AS untuk Februari 2026, PMI NBS China untuk Februari 2026, Initial Jobless Claims AS Feb/28, Cadangan Devisa Indonesia, Non-farm Payrolls AS dan Tingkat Pengangguran AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
TENIS

Jalur Berat Menanti Alcaraz

39 menit yang lalu | Opik

Olahraga
Jalur Berat Menanti Alcaraz
Daerah
Teknologi Pintar Dorong Kem...

Andrew Garfield Berhenti Menggunakan ChatGPT

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Andrew Garfield Berhenti Me...

George Clooney akan Membuka Restoran Italia di Prancis.

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
George Clooney akan Membuka...

Kabut Asap Selimuti Singapura

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Luar Negeri
Kabut Asap Selimuti Singapura
Daerah
Kabut Asap Pekat Masih Meny...
Megapolitan
Digitalisasi Posyandu Mulai...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.