Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hong Kong Tatap Ekspansi Ekonomi, Target Pertumbuhan PDB Tembus 3,5%

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 21:48 WIB | Oleh:
Hong Kong Tatap Ekspansi Ekonomi, Target Pertumbuhan PDB Tembus 3,5% Doc: Daniel Fung/Getty Images

HONG KONG - Hong Kong akan memanfaatkan momentum kuat ekspansi ekonomi untuk mengembangkan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) sebagai pendorong pertumbuhan baru, kata Paul Chan, sekretaris keuangan pemerintah Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong, saat menyampaikan anggaran 2026-2027 pada Rabu (25/2).

Neraca operasional Hong Kong kembali surplus pada tahun fiskal 2025-2026 seiring meningkatnya penerimaan pajak yang ditopang oleh ekonomi dan pasar modal yang berkembang pesat, kata Chan.

"Secara keseluruhan, keuangan publik Hong Kong telah membaik secara signifikan," ujar Chan, seraya mengaitkan perbaikan tersebut dengan program konsolidasi fiskal yang diperkuat sehingga kembali mengisi kas Hong Kong.

Sembari menyebut bahwa tahun ini menandai dimulainya periode Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030) Tiongkok, Chan mengatakan Hong Kong akan berintegrasi dan berkontribusi dalam pembangunan nasional secara keseluruhan dengan mengembangkan kekuatan produktif berkualitas baru serta membantu perusahaan menjajaki pasar-pasar baru.

Pertumbuhan ekonomi utama Hong Kong pada 2026 diperkirakan berada di kisaran 2,5 persen hingga 3,5 persen, sementara tingkat inflasi dasar dan inflasi utama masing-masing diproyeksikan berada di angka 1,7 persen dan 1,8 persen, menurut Chan.

Pemerintah SAR Hong Kong akan mempromosikan integrasi penuh inovasi teknologi dan inovasi industri melalui infrastruktur utama, termasuk Hong Kong Park dari Zona Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Shenzhen-Hong Kong Hetao serta San Tin Technopole, tutur Chan.

Dari 2027 hingga 2030, ekonomi Hong Kong diperkirakan akan tumbuh rata-rata 3 persen per tahun secara riil, dengan tingkat inflasi dasar rata-rata 2 persen per tahun.

Anggaran terbaru ini kembali menegaskan komitmen untuk mendorong inovasi iptek, dengan fokus pada kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Hong Kong akan mempromosikan penggunaan AI di sektor industri agar seluruh warganya pada akhirnya dapat mengadopsi dan memahami teknologi tersebut, kata Chan.

Untuk itu, Chan mengatakan dirinya akan mendirikan dan memimpin Komite tentang AI+ dan Strategi Pengembangan Industri (Committee on AI+ and Industry Development Strategy) untuk merumuskan strategi serta menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi AI agar dapat mendorong transformasi dan pengembangan berbagai industri.

Untuk mempromosikan pengembangan AI+ serta transformasi hasil penelitian dan pengembangan (litbang), Hong Kong Artificial Intelligence Research and Development Institute Company Limited akan mulai beroperasi pada paruh kedua tahun ini, papar Chan.

Klaster fasilitas data di Sandy Ridge, yang dapat menyediakan luas lantai kotor sebesar 250.000 meter persegi, akan meningkatkan daya komputasi Hong Kong secara keseluruhan. Hasil tender untuk lokasi tersebut akan segera diumumkan, kata Chan.

Untuk mempercepat industrialisasi baru, anggaran tersebut telah mengalokasikan sumber daya untuk mendirikan pusat inovasi manufaktur nasional pertama di luar China Daratan di SAR Hong Kong.

Pemerintah SAR Hong Kong akan mempromosikan integrasi penuh inovasi teknologi dan inovasi industri melalui infrastruktur utama, termasuk Hong Kong Park dari Zona Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Shenzhen-Hong Kong Hetao serta San Tin Technopole, tutur Chan

Di bidang keuangan, Hong Kong akan memajukan internasionalisasi Renminbi dan terus mereformasi pasar sekuritas, ujar Chan.

Pemerintah SAR Hong Kong pada tahun ini akan menyusun undang-undang untuk menyempurnakan rezim perpajakan bagi kantor dan dana keluarga, serta menetapkan rezim perizinan untuk perdagangan aset digital dan penyedia layanan kustodian.

Guna membantu warga Wang Fuk Court yang unit apartemennya hangus terbakar dalam kebakaran mematikan yang terjadi pada November tahun lalu, anggaran tersebut telah mengalokasikan 4 miliar dolar Hong Kong untuk mendukung rencana penataan perumahan jangka panjang yang diumumkan oleh pemerintah SAR Hong Kong awal bulan ini.

Menurut anggaran tersebut, neraca operasional akan mencatat surplus sepanjang periode 2026-2027 hingga 2030-2031. Sementara itu, neraca modal akan mencatat defisit secara tahunan, terutama karena tingginya pengeluaran untuk proyek-proyek modal.

Pemerintah SAR Hong Kong akan meningkatkan penerbitan obligasi untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur, yang dianggap sebagai investasi untuk masa depan Hong Kong. Pada periode tersebut, cadangan fiskal diperkirakan akan meningkat secara bertahap hingga lebih dari 700 miliar dolar Hong Kong.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Program Zero Waste to Money Banyumas Mulai Menampakkan Hasil

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Program Zero Waste to Money...
Megapolitan
Bupati Banyumas Pastikan Bu...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.