Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Satgas Polri Ajak Pelaku Pangan Stabilitas Jaga Harga

📅 Selasa, 17 Feb 2026, 15:45 WIB | Oleh:
Satgas Polri Ajak Pelaku Pangan Stabilitas Jaga Harga  Doc: RRI/Alfreds Tuter

TANGERANG - Satgas Pangan Polri mengajak pelaku usaha menjaga stabilitas harga saat pemantauan dua pasar di Kota Tangerang. Kegiatan dilakukan di Pasar Induk Tanah Tinggi dan Pasar Anyar.

Pengawasan difokuskan pada distribusi, kepatuhan harga, dan pencegahan penimbunan bahan pokok. Langkah ini dilakukan menjelang Ramadan dan Idulfitri.

“Kami mengimbau pelaku pangan tidak memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga seenaknya,” kata Brigjen Pol. Zain Dwi Nugroho.

Ia mengatakan, penimbunan dipastikan akan ditindak. Satgas meminta pedagang menjual sesuai harga eceran tertinggi dan harga acuan pemerintah. Kepatuhan harga dinilai penting untuk melindungi masyarakat.

Pemantauan dilakukan bersama kementerian, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait. Pengawasan akan terus berlanjut di berbagai wilayah.

“Kami berharap semua pihak bersama-sama menjaga stabilitas pangan,” ucap dia.

Monitoring dilakukan dari sentra produksi hingga pasar. Satgas juga membuka hotline pengaduan bagi masyarakat yang menemukan penyimpangan distribusi pangan. Saluran pengaduan disebarkan melalui media daring dan elektronik.

“Jika ada anomali dapat dilaporkan melalui hotline Satgas,” kata Zain seraya menegaskan bahwa laporan masyarakat akan segera ditindaklanjuti. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.