Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Otorita Gandeng PNM Kembangkan Ekonomi Masyarakat IKN

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 03:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Otorita Gandeng PNM Kembangkan Ekonomi Masyarakat IKN Doc: Antara
Ket. Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono (kanan) berbincang dengan lanjut Direktur PT PNM (Persero) Dradjad Hari Wibowo di Kantor Otorita IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Senin (3/8/2026).

PENAJAM PASER UTARA - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) berkolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) untuk pengembangan ekonomi masyarakat IKN di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

“Pendanaan investasi, termasuk pemberdayaan UMKM, sangat membutuhkan intervensi PNM,” ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, ketika ditanya menyangkut kerja sama dengan PT PNM di Sepaku, Penajam Paser Utara, kemarin.

Ia menjelaskan, kolaborasi diarahkan agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi dapat menjadi calon warga ibu kota yang ikut terlibat dalam aktivitas ekonomi kawasan.

Hingga kini tercatat sedikitnya terdapat 4.767 UMKM di wilayah delineasi IKN tersebar di Kecamatan Sepaku, Muara Jawa, Loa Janan, Loa Kulu, Samboja, Samboja Barat dan Kecamatan Sanga-Sanga.

Data tersebut menjadi salah satu dasar penting, kata Basuki Hadimuljono, untuk memetakan kebutuhan pendampingan, akses pembiayaan, dan penguatan kapasitas usaha masyarakat.

Pembangunan IKN mempunyai target bebas kemiskinan di tahun 2035, lanjut Direktur PT PNM (Persero) Dradjad Hari Wibowo, dan banyak yang bisa dikerjasamakan dengan PNM.

Kerja sama dengan Otorita IKN, timpal dia lagi, terutama untuk mendukung target pengurangan kemiskinan dan penguatan ekonomi keluarga di wilayah sekitar IKN.

PT PNM (Persero) memiliki peran dalam pembiayaan dan pendampingan usaha mikro dan ultra mikro, termasuk melalui program ULaMM dan Mekaar. ULaMM untuk pembiayaan mikro dan Mekaar fokus pada pembiayaan dan pemberdayaan untuk membina ekonomi keluarga sejahtera, khususnya bagi perempuan pelaku usaha ultra ­mikro.

Perbedaan PNM dengan perbankan, jelas Dradjad Hari Wibowo, adalah pendekatan pendampingan dan pendanaan yang diperoleh, termasuk dari perbankan, disalurkan kembali kepada pelaku usaha. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Ekonomi
Upaya Percepatan Pemulihan ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.