RI–Iran Dorong Kolaborasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Tengah Tantangan Global
📅 Rabu, 11 Feb 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia (RI) ingin memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Republik Islam Iran dalam bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Arifah Fauzi menyampaikan bahwa kerja sama RI dengan Iran mencakup upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk di dalamnya perempuan, anak, dan keluarga.
"Indonesia menaruh perhatian besar pada penguatan kerja sama dengan Republik Islam Iran di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sebagai komponen penting dalam membangun masyarakat yang inklusif dan tangguh," katanya dalam Resepsi Hari Nasional Republik Islam Iran di Jakarta pada Selasa (10/2) malam.
Dia menyampaikan pentingnya perlindungan terhadap kelompok rentan dan pemberdayaan perempuan di tengah dinamika global yang sarat ketidakpastian geopolitik, tantangan kemanusiaan, serta tekanan sosial dan ekonomi.
Arifah menjelaskan bahwa perjanjian kerja sama antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dan Wakil Presiden Urusan Perempuan dan Keluarga Republik Islam Iran telah ditandatangani pada tahun 2018.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perjanjian tersebut menyediakan kerangka kerja sama antara kedua negara dalam upaya pemberdayaan perempuan, penguatan sistem perlindungan anak, serta peningkatan ketahanan keluarga.
"Kedua negara berkomitmen untuk memperkuat praktik terbaik, meningkatkan pertukaran informasi, melaksanakan program bersama, serta memperkuat upaya pembangunan komunitas dalam merespons tantangan yang terus berkembang yang dihadapi oleh perempuan serta perempuan dan anak-anak," kata Arifah.
"Indonesia mengapresiasi keterbukaan Iran untuk berdialog dan berperan aktif di bidang tersebut, sekaligus menyatakan harapan agar kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat dan dikembangkan menjadi program-program yang konkret serta berdampak nyata," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!