Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Target Dekat Menuju Skuad yang Sulit Dikalahkan

📅 Jumat, 06 Feb 2026, 00:00 WIB | Oleh:

Apa fokus utama dalam menangani proses pengembangan Timnas Indonesia?

Fokus saya memastikan transisi menuju level kompetisi yang lebih tinggi bisa berjalan secara optimal. Proses ini tidak bisa instan, tapi harus dirancang dengan standar yang jelas dan konsisten.

Sering menekankan peran sebagai seorang pendidik. Seberapa penting pendekatan itu dalam sepak bola modern?

Sangat penting. Sepak bola modern tidak hanya soal taktik atau fisik, tetapi juga pembentukan karakter. Pemain harus memahami mengapa mereka melakukan sesuatu di lapangan. Jika mereka paham prosesnya, maka transisi ke level yang lebih tinggi akan jauh lebih mulus.

Berbicara soal transisi, apa tantangan terbesar Timnas Indonesia dalam naik ke level kompetisi yang lebih tinggi?

Tantangan terbesarnya adalah konsistensi. Indonesia memiliki talenta, tetapi untuk bersaing di level internasional, kita membutuhkan standar yang jelas dan diterapkan setiap hari, dalam latihan, persiapan pertandingan, hingga pola pikir pemain.

Ingin menetapkan standar baru untuk masa depan sepak bola Indonesia?

Sebaiknya Anda baca juga:

Standar itu mencakup banyak hal, mulai dari profesionalisme, disiplin, hingga keberanian untuk bermimpi besar. Menetapkan standar untuk masa depan dan jika bisa, menciptakan sejarah. Itulah visi saya. Pemain harus percaya bahwa mereka layak berada di level tertinggi.

Salah satu target ambisius Anda mengalahkan tim-tim Eropa. Aalasannya?

Karena Eropa adalah salah satu pusat kekuatan sepak bola dunia. Selama ini, mengalahkan tim Eropa merupakan sesuatu yang sangat sulit bagi Timnas Indonesia. Saya ingin mengubah cara berpikir itu. Saya bertanya kepada para pemain, bisakah kita menjadi tim pertama yang mengalahkan lawan asal Eropa? Itulah awalnya.

Apa yang ingin dibangun dari target tersebut, selain sekadar kemenangan?

Yang paling penting adalah mentalitas. Kemenangan atas tim Eropa bisa menjadi titik balik psikologis. Itu akan menanamkan keyakinan bahwa Indonesia tidak lagi sekadar peserta, tetapi juga pesaing yang layak diperhitungkan di panggung internasional.

Target ini terasa sangat relevan dengan agenda FIFA Series Maret mendatang, ketika Indonesia dijadwalkan menghadapi Bulgaria?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.