Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bogor Rancang Pusat Ekonomi Baru untuk Buka Lapangan Kerja

📅 Senin, 24 Agu 2026, 06:50 WIB | Oleh:
Pemkab Bogor Rancang Pusat Ekonomi Baru untuk Buka Lapangan Kerja Doc: ANTARA/HO-Pemkab Bogor
Ket. Salah satu permukiman di wilayah barat, tepatnya Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KABUPATEN BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyiapkan pembentukan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur, Minggu (23/8).

Langkah strategis ini dirancang guna membuka lapangan kerja baru, menarik investasi lokal, serta mengikis kesenjangan pembangunan antarwilayah di Kabupaten Bogor.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika di Cibinong, Minggu, mengatakan pengembangan pusat ekonomi baru tersebut menjadi bagian dari kebijakan Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk mendorong pemerataan pembangunan.

“Pengembangan pusat ekonomi baru di Bogor Barat dan Bogor Timur merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Menurut dia, aktivitas ekonomi di Kabupaten Bogor selama ini masih cukup terkonsentrasi di sejumlah wilayah sehingga pemerintah daerah berupaya membentuk kutub-kutub pertumbuhan baru sesuai potensi dan karakteristik masing-masing kawasan.

Pengembangan tersebut diarahkan agar masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat dari pembangunan fisik, tetapi juga mendapatkan peluang kerja dan kesempatan mengembangkan usaha lebih dekat dengan wilayah tempat tinggal.

“Prinsipnya bukan sekadar membangun kawasan baru, tetapi bagaimana menciptakan aktivitas ekonomi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, membuka lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan nilai tambah potensi lokal,” ujarnya.

Ia menjelaskan pengembangan pusat pertumbuhan di Bogor Barat dan Bogor Timur juga akan diselaraskan dengan pembangunan infrastruktur untuk memperkuat konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi.

Pemerintah daerah tetap menjadikan rencana tata ruang wilayah (RTRW) sebagai acuan dalam menentukan arah pengembangan kawasan, termasuk mempertimbangkan kemampuan lingkungan dan kesiapan infrastruktur.

“Seluruh pengembangan tentunya tetap harus mengacu pada RTRW, memperhatikan daya dukung lingkungan, serta kesiapan infrastrukturnya,” kata Ajat.

Ia mengharapkan pemerataan pusat pertumbuhan memperkecil kesenjangan antar-wilayah sekaligus menciptakan sumber-sumber ekonomi baru di luar kawasan yang selama ini menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Pemkab Bogor menargetkan pertumbuhan investasi dan pembangunan kawasan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan nilai tambah potensi lokal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Daerah
Lokasi KM Virgo Tenggelam K...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Bantu Pada...
Advertisement
Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.