Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

29 Senin, 24 Agu 2026, 12:42 WIB | Oleh:
Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi Doc: Antara foto
Ket. Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto saat memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di Pekanbaru, Riau, Senin (24/8).

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya untuk mendalami modus pembakaran lahan penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diduga dilakukan individu diduga terkait dengan korporasi tertentu.

Dalam rapat koordinasi di Pekanbaru, Riau, yang dipantau daring dari Jakarta, Senin, Presiden Prabowo Subianto mendengarkan laporan Kapolda Riau, Irjen. Pol. Herry Heryawan mengenai pemasangan plang peringatan yang melarang penanaman di lahan bekas terbakar sebagai antisipasi modus korporasi menggunakan petani atau masyarakat untuk melakukan pembakaran untuk membersihkan lahan.

"Ada bukti-bukti atau indikasi ke arah korporasi yang menyuruh?," tanya Presiden kepada Kapolda.

Kapolda Riau kemudian menjelaskan bahwa sampai saat ini belum memiliki bukti jelas terkait nama korporasi yang melakukan modus tersebut.

Namun, Herry menyebut terdapat tiga tersangka yang diamankan pada 2025 diketahui tidak memiliki kebun di wilayah kejadian karhutla tapi berada di lokasi karena alasan memancing, meski tidak terdapat lokasi pemancingan di wilayah tersebut.

"Tolong dibawa ke Jakarta, tolong dikirim ke Jakarta, Kapolri. Kita dalami. Nanti pendalamannya saya juga minta BIN ikut," ujar Presiden merespons hal tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Prabowo juga mendengarkan lima perusahaan sawit di Riau menerima sanksi dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) karena arealnya mengalami kebakaran.

Menanggapi hal tersebut, Presiden kemudian meminta nama perusahaan tersebut untuk memastikan mereka sudah melakukan perbaikan.

"Pokoknya siapa perusahaan yang tidak mau ikut menjaga, itu kita cabut," kata Presiden.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto tiba di Riau pada pagi hari ini untuk meninjau penanganan karhutla Sumatera, secara khusus di wilayah Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Setelah Ditunggu-tunggu, In...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

29 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.