Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

📅 Senin, 24 Agu 2026, 12:58 WIB | Oleh:
Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau Doc: Antara foto
Ket. Kepala Pusat Standardisasi Instrumen Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (PSIMKG) BMKG Rahmat Triyono (kanan) bersama Wagub Kaltim Seno Aji usai rapat koordinasi penguatan penanganan karhutla, di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Senin (24/8).

SAMARINDA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melanjutkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kabupaten Berau guna meredam eskalasi titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang saat ini tercatat tertinggi di Provinsi Kalimantan Timur, usai melakukan hal serupa di Ibu Kota Nusantara.

Kepala Pusat Standardisasi Instrumen Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (PSIMKG) BMKG Rahmat Triyono di Samarinda, Senin, menjelaskan bahwa langkah penyemaian awan tersebut dilaksanakan sebagai respons cepat atas tingginya temuan titik panas di Bumi Batiwakkal.

"Operasi mulai dilakukan atas permintaan Bupati Berau kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BMKG, karena wilayah ini memiliki titik panas tertinggi di Kalimantan Timur," ujar Rahmat.

Rahmat menjelaskan bahwa modifikasi cuaca tidak serta-merta dapat menciptakan hujan dari kondisi langit yang bersih tanpa awan.

"Operasi udara ini mengoptimalkan potensi awan yang sudah tersedia di atmosfer. Jika kelembapan dan ketinggian awan memenuhi persyaratan teknis, penyemaian akan dilakukan guna mempercepat proses terjadinya hujan dan memperluas area cakupan pembasahan lahan," paparnya.

Langkah taktis membasahi wilayah rawan karhutla ini, menurut pihaknya, menjadi krusial karena Kalimantan Timur tengah memasuki puncak musim kemarau pada bulan Agustus.

Kondisi kekeringan tersebut dipastikan semakin parah akibat hantaman fenomena anomali cuaca El Nino yang terdeteksi sangat kuat, dengan indeks ENSO menyentuh angka 2,9. Indeks ini bahkan melebihi kondisi saat insiden karhutla hebat pada tahun 2015 silam.

Selain difokuskan di Kabupaten Berau, Rahmat memaparkan bahwa OMC juga telah berjalan sejak 22 Agustus di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) guna mengatasi masalah defisit air di Waduk Sepaku Semoi, yang mana operasi tersebut terbukti sukses mendatangkan hujan.

Ia memastikan bahwa cakupan hujan buatan ini tidak menutup kemungkinan akan terus ditambah menyesuaikan dinamika kondisi karhutla di daerah lain.

"Operasi modifikasi cuaca ini berpotensi diperluas ke daerah lain jika kondisinya separah Berau," paparnya menambahkan.

Sebagai langkah antisipasi perluasan karhutla secara komprehensif, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji juga menyatakan bahwa pihaknya terus memantau pergerakan 200 titik api harian, dengan Kabupaten Berau menjadi yang terbanyak.

Berdasarkan pemetaan pemerintah daerah, selain Berau, titik kerawanan yang masuk dalam radar pengawasan dan pemadaman satgas darat saat ini difokuskan di wilayah Kabupaten Paser, Kutai Kartanegara, Kutai Timur dan Kutai Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.