Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Peringatkan Iran 'Waktu Hampir Habis' untuk Kesepakatan nuklir

📅 Kamis, 29 Jan 2026, 11:50 WIB | Oleh:
Trump Peringatkan Iran 'Waktu Hampir Habis' untuk Kesepakatan nuklir Doc: BBC/Reuters
Ket. Kapal pengangkut USS Abraham Lincoln.

Donald Trump telah memperingatkan Iran bahwa "waktu hampir habis" untuk menegosiasikan kesepakatan tentang program nuklirnya menyusul peningkatan kekuatan militer AS di Teluk.

Presiden AS mengatakan bahwa "Armada besar" sedang "bergerak cepat, dengan kekuatan, antusiasme, dan tujuan yang besar" menuju Iran, merujuk pada armada angkatan laut AS yang besar.

Sebagai tanggapan, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan angkatan bersenjata negara itu siap "dengan jari di pelatuk" untuk "segera dan dengan kuat menanggapi" setiap agresi melalui darat atau laut.

Iran bersikeras bahwa program nuklirnya sepenuhnya damai dan telah berulang kali membantah tuduhan dari AS dan sekutunya bahwa mereka berupaya mengembangkan senjata nuklir.

Peringatan terbaru Trump ini menyusul janjinya bahwa Washington akan campur tangan untuk membantu mereka yang terlibat dalam penindakan brutal dan belum pernah terjadi sebelumnya terhadap protes di negara itu awal bulan ini.

Demonstrasi dimulai setelah penurunan tajam nilai mata uang Iran, tetapi dengan cepat berkembang menjadi krisis legitimasi bagi kepemimpinan ulama negara itu.

"Bantuan sedang dalam perjalanan," kata Trump, sebelum kemudian mengubah pernyataannya dan mengatakan bahwa ia telah diberi tahu dari sumber yang dapat dipercaya bahwa eksekusi terhadap para demonstran telah dihentikan.

Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) yang berbasis di AS mengatakan telah mengkonfirmasi pembunuhan lebih dari 6.301 orang, termasuk 5.925 demonstran, sejak kerusuhan dimulai pada akhir Desember.

HRANA mengatakan juga sedang menyelidiki 17.000 kematian lain yang dilaporkan meskipun internet telah dimatikan selama hampir tiga minggu.

Kelompok lain, Iran Human Rights (IHR) yang berbasis di Norwegia, telah memperingatkan bahwa jumlah korban jiwa akhir dapat melebihi 25.000.

Komentar terbaru Trump tentang Iran tampaknya lebih berfokus pada program nuklir negara tersebut.

"Semoga Iran segera 'Datang ke Meja Perundingan' dan menegosiasikan kesepakatan yang adil dan setara - TANPA SENJATA NUKLIR," tulisnya di Truth Social.

Ia mengatakan kekuatan angkatan laut di Teluk lebih besar daripada yang ia kirim ke Venezuela sebelum pasukan AS menangkap mantan pemimpin negara itu, Nicolás Maduro.

Trump menambahkan bahwa kekuatan ini "siap, bersedia, dan mampu untuk segera memenuhi misinya, dengan kecepatan dan kekerasan, jika perlu".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Olahraga
Beregu Bulu Tangkis Asian G...
Olahraga
Rama Fazza Fauzan dan Fauza...

Cara Mengembangkan Destinasi Piknik Saung Eling Bogor

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Cara Mengembangkan Destinas...
Daerah
Jangan Lengah, Desa Piknik ...
Ekonomi
Dibayangi Tekanan Ganda - 0...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.