Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tegaskan Kedaulatan Negara, 3.000 Bendera Merah Putih Dikibarkan di Sepanjang Perbatasan RI-Malaysia di Kalbar

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 14:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tegaskan Kedaulatan Negara, 3.000 Bendera Merah Putih Dikibarkan di Sepanjang Perbatasan RI-Malaysia di Kalbar Doc: ANTARA
Ket. Kirab Bendera Merah Putih di Perbatasan Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Selasa

BENGKAYANG - Sebanyak 3.000 Bendera Merah Putih dikibarkan dan dibentangkan di sepanjang kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

Pengibaran bendera merah putih tersebut dilakukan sebagai simbol penegasan kedaulatan dan nasionalisme masyarakat di beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Ribuan bendera tersebut menghiasi jalur dari Simpang Empat Sungai Take menuju Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang hingga kawasan Titik Nol Perbatasan Indonesia-Malaysia. Pengibaran itu menjadi bagian dari Kirab Merah Putih dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia," ujar Camat Jagoi Babang Saidin dalam kirab bendera merah putih, Selasa.

Dalam kegiatan tersebut, katanya, peserta membawa dan membentangkan Bendera Merah Putih berukuran 8 x 17 meter dengan berjalan kaki sejauh sekitar empat kilometer, dari halaman Kantor Desa Jagoi menuju helipad di kawasan PLBN Jagoi Babang.

Saidin mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa masyarakat di kawasan perbatasan memiliki semangat nasionalisme yang kuat sekaligus kesadaran terhadap posisi strategis wilayahnya sebagai beranda terdepan Indonesia.

"Jagoi Babang bukan sekadar kecamatan. Kita semua yang berdiri di sini berada di beranda terdepan NKRI dan berbatasan langsung dengan negara tetangga," kata Saidin.

Menurut dia, ribuan bendera yang dipasang dan dikibarkan dari kawasan Sungai Take hingga Titik Nol Perbatasan Jagoi Babang bukan hanya menjadi ornamen peringatan kemerdekaan, tetapi juga simbol kedaulatan, harga diri bangsa dan perekat persatuan masyarakat di wilayah perbatasan.

"Melalui Kirab Merah Putih ini, kita ingin mengirimkan pesan kuat bahwa nasionalisme warga Kecamatan Jagoi Babang tidak pernah luntur. Jiwa patriotisme tetap menyala untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.

Saidin menekankan semangat menjaga keutuhan NKRI perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama dengan mengisi kemerdekaan melalui pembangunan, peningkatan prestasi serta menjaga kerukunan antarsuku dan antaragama di kawasan perbatasan.

Ia mengajak generasi muda di Jagoi Babang menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun daerah, bukan sebagai alasan untuk terjadinya perpecahan.

"Jangan biarkan perbedaan memecah belah kita, tetapi jadikan perbedaan itu sebagai kekuatan untuk memajukan Kecamatan Jagoi Babang," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BAIS TNI yang memfasilitasi pelaksanaan kirab, serta TNI-Polri, pihak sekolah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda dan seluruh masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Kirab Merah Putih di kawasan perbatasan tersebut lanjutnya, sekaligus memperlihatkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga semangat kebangsaan di wilayah yang berbatasan langsung dengan negara lain. Dan kehadiran pelajar dan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi penerus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta

Waooww…Papua Akan Memiliki 3.800 Hektare Sawah

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Waooww…Papua Akan Memilik...
Daerah
Korban Kapal Terbakar Batum...

Tak Ada Ampun, 8,5 Tahun untuk Mantan Bupati Pati Sudewo

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Ada Ampun, 8,5 Tahun un...

IQAir: Waspadai Polusi Jakarta

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
IQAir: Waspadai Polusi Jakarta

Transportasi Massal, Kereta Makin Jadi Pilihan Warga Sukabumi

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Transportasi Massal, Kereta...
Megapolitan
Gubernur DKI Peluang Kolabo...

Seribu Hari Pertama Kehidupan Harus Sangat Dicermati

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Seribu Hari Pertama Kehidup...
Daerah
Korsel Dukung Pengembangan ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

Potensi Tsunami hingga 15 Meter di Cilacap, BMKG Perkuat Edukasi dan Simulasi Evakuasi

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.