Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satgas MBG Tulungagung Evaluasi Dapur SPPG agar Sesuai Standar BGN.

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 12:53 WIB | Oleh:
Satgas MBG Tulungagung Evaluasi Dapur SPPG agar Sesuai Standar BGN. Doc: Antara Foto
Ket. Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tulungagung melakukan monitoring dan evaluasi pada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tulungagung.

Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, paparkan kondisi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah setempat dan upaya yang dilakukan agar mereka memenuhi standar operasional prosedur yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Anggota Satgas MBG Kabupaten Tulungagung Mamik Hidayah, Sabtu, mengatakan dapur-dapur SPPG yang kini beroperasi adalah yang sudah mengantongi Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS).

"Yang belum (SLHS), sementara kita suspend (dihentikan sementara operasionalnya)," kata Mamik.

Total ada enam dapur SPPG di Tulungagung hingga kini masih berstatus suspen oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurut Mamik, status suspen belum dicabut karena enam dapur tersebut masih melengkapi persyaratan administrasi untuk memperoleh SLHS.

“Untuk mendapatkan SLHS, pengelola harus melengkapi dokumen administrasi melalui sistem OSS. Saat ini proses itu masih berjalan,” katanya.

Ia menjelaskan Satgas MBG tetap melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap dapur SPPG setelah kasus dugaan keracunan yang sempat terjadi pada awal tahun.

Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar dapur mulai melakukan pembenahan, terutama pada aspek kebersihan dapur dan prosedur penyajian makanan.

“Mayoritas dapur sekarang sudah menerapkan SOP, baik dari sisi kebersihan maupun tata kelola penyajian makanan,” ujarnya.

Menurut Mamik, penerapan SOP tersebut penting untuk meminimalkan risiko kontaminasi bakteri maupun kuman pada makanan Program MBG, sehingga makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat lebih higienis dan aman dikonsumsi.

Data Satgas MBG mencatat sebanyak 52 dapur SPPG di Tulungagung telah mengantongi SLHS dari total 125 dapur yang beroperasi. Sementara 73 dapur lainnya masih dalam proses melengkapi persyaratan administrasi.

“Mudah-mudahan dengan penerapan SOP yang semakin baik, tidak ada lagi kejadian dugaan keracunan MBG di Tulungagung,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.