Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Leica Mencabut Nama Fotografer Russia dari Penghargaan Oskar Barnack

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 12:01 WIB | Oleh:
Leica Mencabut Nama Fotografer Russia dari Penghargaan Oskar Barnack Doc: Istimewa
Ket. Karya Melnikov dianggap gagal mengakui tanggung jawab Russia atas kehancuran Mariupol , dan juga tidak menyebutkan bahwa Russia terus menduduki kota tersebut.

WEITZLAR - Leica telah mencoret salah satu dari 12 finalis yang masuk daftar pendek untuk Leica Oskar Barnack Award (LOBA) 2026, salah satu penghargaan fotografi paling bergengsi di dunia, seperti yang dapat diungkapkan secara eksklusif oleh PetaPixel .

Fotografer Rusia Valery Melnikov masuk nominasi LOBA ke-46 untuk karyanya yang berjudul Mariupol: Open Wounds, yang berfokus pada bagaimana invasi skala penuh Russia ke Ukraina menghancurkan kota Mariupol dan penduduknya.

Deskripsi LOBA menyebutkan bahwa "proyek dokumenter Melnikov yang sedang berlangsung berfokus pada penduduk yang tetap tinggal di kota dan menderita konsekuensi kemanusiaan yang tak tertahankan akibat perang."

Namun para kritikus mengatakan bahwa karya Melnikov gagal mengakui tanggung jawab Russia atas kehancuran Mariupol , dan juga tidak menyebutkan bahwa Rusia terus menduduki kota tersebut.

Fotografer Ukraina Serhii Korovainyi, yang meliput perang, mengecam keputusan LOBA untuk memasukkan Melnikov ke dalam daftar nominasinya.

Dalam unggahan Facebook pada 9 Juli , Korovainyi mengatakan bahwa Mariupol: Open Wounds dimasukkan "tanpa memberikan konteks apa pun mengenai siapa yang membunuh puluhan ribu warga sipil di kota itu, siapa yang menghancurkannya, atau siapa yang menyebabkan luka-luka tersebut."

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada 11 Juli , Kyiv Independent menyebut Melnikov sebagai "fotografer yang terkait dengan media Kremlin". Situs berita berbahasa Inggris Ukraina itu menulis bahwa Melnikov memiliki koneksi luas dengan media pemerintah Rusia, termasuk bekerja untuk Rossiya Segodnya (Russia Today), sebuah grup media yang dimiliki dan dioperasikan oleh pemerintah Rusia, sejak tahun 2009.

“Kerja sama Melnikov dengan media pemerintah Rusia—yang secara terbuka menyebarkan narasi yang membenarkan perang Rusia melawan Ukraina—menimbulkan kekhawatiran serius tentang sejauh mana pengakuan internasional yang diterimanya, terutama ketika lembaga-lembaga Barat yang dihormati adalah pihak yang membantu mengangkat narasi-narasi ini,” kata kritikus foto Ukraina, Dmytro Kyyan, kepada The Kyiv Independent .

Leica menyatakan bahwa “setelah melalui peninjauan hukum dan kepatuhan, Leica Camera AG memutuskan bahwa seri karya Valery Melnikov tidak dapat lagi masuk dalam daftar nominasi LOBA 2026.”

Melnikov kemarin menggunakan Instagram untuk mengungkapkan ketidakpuasannya karena dikeluarkan dari LOBA. Fotografer Rusia itu mengatakan bahwa ia dihubungi oleh Leica, yang keberatan dengan hubungannya dengan RIA Novosti, sebuah kantor berita yang dioperasikan oleh Rossiya Segodnya.

“Rupanya, tim Leica menjadi khawatir tentang kemungkinan konsekuensinya dan menyebutkan fakta bahwa beberapa foto dalam proyek tersebut diambil saat saya bekerja untuk RIA Novosti,” tulis Melnikov.

“Penting untuk dicatat bahwa ini selalu menjadi informasi publik, dan hal itu tidak menghalangi juri untuk awalnya memilih serial saya.”

Melnikov mengatakan bahwa dia telah "mendokumentasikan situasi di Mariupol dan wilayah sekitarnya sejak tahun 2022," dan menyebutnya sebagai proyek pribadi jangka panjang.

“Saya melakukan ini bukan untuk kepentingan perusahaan atau negara, tetapi untuk rakyat biasa dan untuk sejarah,” katanya. “Namun sebuah perusahaan besar, yang takut akan reputasi atau risiko lainnya, justru memilih untuk membatasi akses masyarakat terhadap informasi.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
Advertisement
Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.