Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyakit Bangkalan Ancam Buah Durian, Pemprov Sulteng Gandeng Unisa Palu.

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 17:58 WIB | Oleh:
Penyakit Bangkalan Ancam Buah Durian, Pemprov Sulteng Gandeng Unisa Palu. Doc: Antara Foto
Ket. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan pihak Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu memperlihatkan dokumen kerja sama riset terkait penanganan penyakit buah durian (bangkalan) dalam kegiatan Merdeka Ekspor Durian Sulawesi Tengah 2026 di Palu, Rabu (12/8).

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) libatkan akademisi dari Universitas Alkhairaat (Unisa) Palu melakukan riset guna mengatasi penyakit bangkalan pada buah durian.

"Bangkalan menjadi momok bagi petani durian, hingga kini belum ada obat-obatan mengatasi penyakit itu. Harapan kami adanya kerja sama riset antara Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sulteng bersama Unisa Palu dapat menciptakan penangkal penyakit buah tersebut," kata Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dalam acara Merdeka Ekspor Durian Sulawesi Tengah 2026 di Palu, Rabu.

Ia menjelaskan penyakit bangkalan pada durian dapat memberikan tekanan terhadap kualitas buah, maka langkah saat ini dilakukan petani melalui sanitasi kebun, pengaturan tingkat kelembaban, pemupukan berimbang, dan penerapan fungisida dan biopestisida secara rutin.

Ia mengemukakan kelurahan terbesar petani durian kepada pemerintah daerah (pemda) menyangkut penyakit buah (bangkalan).

"Kami berupaya mencari solusi mengatasi model penyakit buah tersebut, karena prospek pasar durian saat ini di luar negeri terutama China sangat menjanjikan, maka produksi di daerah harus ditopang dengan penerapan protokol ekspor," ujar dia.

Menurut data Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulteng luas kebun durian di provinsi tersebut saat ini baru sekitar 36 ribu hektare, lalu 12 ribu hektare di antaranya sudah berproduksi. 

Kemudian potensi produksi durian di Sulteng sebanyak 95.140 ton tersebar di seluruh kabupaten/kota dengan dominasi sentra durian terbanyak pada Kabupaten Poso dan Parigi Moutong, berdasarkan data Badan Pusat Statistik BPS tahun 2025.

"Itu artinya potensi komoditas hortikultura itu sangat besar. Maka melalui program berani panen, Pemprov Sulteng terus berupaya memaksimalkan tata kelola hilirisasi pertanian supaya memiliki nilai yang lebih untuk membantu menunjang pertumbuhan ekonomi daerah," ujar dia.

Kerja sama riset penyakit bangkalan durian telah di tandatangani pejabat Dinas TPH Sulteng dan pejabat Unisa Palu dalam rangkaian acara Merdeka Ekspor Sulteng 2026.

Ia juga berharap para petani harus mengedepankan kualitas buah, karena pasar ekspor mengedepankan sisi kualitas produk, maka dari tingkat hulu (petani) hingga hilir (industri) harus sejalan, supaya produksi terus berkelanjutan.

"Kami juga segera mengatur regulasi khusus untuk durian, termasuk rekayasa musim panen supaya terus berkelanjutan," kata Anwar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Ekonomi
Rupiah Dibayangi Gejolak MS...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Muncul Lagi Pa...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.