Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Tetapkan Tarif 25 Persen bagi Negara yang Berdagang dengan Iran

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 13:09 WIB | Oleh:
Trump Tetapkan Tarif 25 Persen bagi Negara yang Berdagang dengan Iran Doc: antara foto
Ket. Aksi protes terhadap pemerintahan Iran saat ini.

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (12/1) mengumumkan pemberlakuan tarif sebesar 25 persen terhadap semua negara yang masih berdagang dengan Iran.

"Berlaku serta merta, negara manapun yang masih berbisnis dengan Republik Islam Iran akan membayar tarif sebesar 25 persen terhadap semua bisnis apapun yang mereka lakukan dengan Amerika Serikat," kata Trump melalui Truth Social.

"Keputusan ini bersifat final dan mengikat," ucap dia, menambahkan. Meski demikian, masih belum ada rincian lebih lanjut soal tarif impor yang baru diumumkan ini.

Di saat Trump terus mengulang ancamannya akan menyerang Iran jika Teheran menggunakan kekuatan yang berlebihan untuk meredakan protes, pernyataan terbarunya tersebut muncul beberapa jam setelah Gedung Putih mengatakan Trump "tertarik" menjajaki diplomasi dengan Iran.

Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt berkata bahwa Trump "tidak takut" untuk benar-benar melakukan sesuai yang ia ancam untuk mengerahkan kekuatan militer terhadap titik-titik di Iran jika para pengunjuk rasa diserang oleh petugas keamanan.

Namun, Leavitt berkata bahwa Trump memilih langkah diplomasi terlebih dahulu dengan Iran.

"Satu hal yang amat dikuasai Presiden Trump adalah menjaga semua opsinya tetap tersedia. Ketika serangan udara menjadi satu dari banyak opsi yang ada di tangan Presiden, diplomasi tetap menjadi pilihan pertama baginya," kata Leavitt.

Menurut Jubir Gedung Putih, apa yang disampaikan otoritas Iran di depan publik "berbeda dengan pesan yang diterima pemerintah AS secara privat" dan Presiden Trump "memiliki ketertarikan untuk mendalami pesan tersebut".

"Meski demikian, Presiden berkata bahwa ia tidak takut menggunakan opsi militer jika dan ketika ia merasa diperlukan, dan tidak ada yang lebih tahu soal hal ini daripada Iran," ucap dia.

Diketahui, unjuk rasa pro-pemerintah berlangsung di sejumlah titik di Iran pada Senin, di tengah protes anti-pemerintah akibat pemburukan kondisi ekonomi yang sudah berlangsung selama 16 hari belakangan.

Menurut laporan wartawan Anadolu, para pengunjuk rasa, dengan mengibarkan bendera Iran, berkumpul di Lapangan Enghelab di dekat Universitas Teheran untuk "mengecam kekerasan" yang terjadi di tempat umum.

Dengan tetap meminta pemerintah mengatasi permasalahan ekonomi, mereka mengecam apa yang disebut sebagai "intervensi asing" terhadap urusan dalam negeri Iran.

Selain di Teheran, unjuk rasa semacam itu juga berlangsung di kota-kota lain, termasuk Kerman, Zahedan, dan Birjand di Iran timur.

Tak sedikit pejabat Iran menuduh AS dan Israel ada di belakang "pengunjuk rasa bersenjata" yang melakukan sejumlah serangan terhadap fasilitas publik di beberapa daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PT Transportasi Jakarta Gel...

Jonatan Christie Amankan Tempat di Semifinal

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Jonatan Christie Amankan Te...
Olahraga
Sabar dan Reza Sukses Menem...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.