Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Trump Tarik AS dari 66 Organisasi dan Perjanjian Internasional

📅 Jumat, 09 Jan 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Presiden Trump Tarik AS dari 66 Organisasi dan Perjanjian Internasional Doc: Andreas Rentz/Getty Images
Ket. Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim (UNFCCC), adalah perjanjian yang menetapkan kerangka hukum untuk negosiasi internasional guna mengatasi perubahan iklim.

WASHINGTON DC - Presiden Donald Trump menarik Amerika Serikat (AS) dari perjanjian iklim mendasar sebagai bagian dari penarikan diri secara menyeluruh dari aksi global kolektif, demikian diumumkan Gedung Putih pada Rabu (7/1).

Sebanyak 66 organisasi dan perjanjian global yang sekitar setengahnya berafiliasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa, tercantum dalam memorandum Gedung Putih yang menyatakan bertentangan dengan kepentingan AS.

Yang paling terkenal di antaranya adalah Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim (United Nations Framework Convention on Climate Change/UNFCCC), perjanjian induk yang mendasari semua perjanjian iklim internasional utama.

Trump, yang telah mengerahkan seluruh kekuatan kebijakan dalam negerinya untuk mendukung bahan bakar fosil, secara terbuka mencemooh konsensus ilmiah bahwa aktivitas manusia menyebabkan pemanasan planet, dan mengejek ilmu iklim sebagai tipuan.

UNFCCC diadopsi pada KTT Bumi Rio pada Juni 1992 dan disetujui kemudian pada tahun yang sama oleh Senat AS selama masa kepresidenan George HW Bush.

Konstitusi AS mengizinkan presiden untuk membuat perjanjian dengan syarat dua pertiga Senator yang hadir menyetujui, tetapi tidak mengatur proses penarikan diri dari perjanjian tersebut, sebuah ambiguitas hukum yang dapat memicu gugatan di pengadilan.

Trump telah menarik diri dari perjanjian iklim Paris yang bersejarah sejak kembali menjabat, sama seperti yang dilakukannya selama masa jabatan pertamanya dari 2017–2021, sebuah langkah yang kemudian dibatalkan oleh penggantinya, presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden.

Keluar dari perjanjian yang mendasarinya dapat menimbulkan ketidakpastian hukum tambahan seputar upaya AS di masa mendatang untuk bergabung kembali.

Namun Jean Su, seorang pengacara senior untuk organisasi nirlaba Center for Biological Diversity, mengatakan kepada AFP bahwa langkah menarik diri dari UNFCCC sangat berbeda dengan menarik diri dari Perjanjian Paris.

"Kami berpendapat bahwa tindakan Presiden yang secara sepihak menarik diri dari perjanjian yang membutuhkan persetujuan dua pertiga suara Senat adalah ilegal," ucap Su. "Kami sedang mempertimbangkan opsi hukum untuk mendukung argumen tersebut," imbuh dia

Ideologi Progresif

Gubernur California Gavin Newsom, seorang kritikus vokal Trump yang secara luas dianggap sebagai calon presiden, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa presiden AS saat ini yang tidak berakal sehat sedang menyerahkan kepemimpinan Amerika di panggung dunia dan melemahkan kemampuan AS untuk bersaing dalam ekonomi masa depan hingga menciptakan kekosongan kepemimpinan yang sudah dieksploitasi oleh Tiongkok.

Memorandum tersebut juga mengarahkan Amerika Serikat untuk menarik diri dari Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim, badan PBB yang bertanggung jawab untuk menilai ilmu iklim, bersama dengan organisasi terkait iklim lainnya termasuk Badan Energi Terbarukan Internasional, UN Oceans, dan UN Water.

Seperti pada masa jabatan pertamanya, Trump juga menarik AS dari Perjanjian Paris dan dari UNESCO yang telah diikuti kembali oleh Washington DC di bawah pemerintahan Biden.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp75.700/...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.