Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Bali, Simeulue Kini Diburu Wisman karena Ombaknya

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 16:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bukan Bali, Simeulue Kini Diburu Wisman karena Ombaknya Doc: Antara
Ket. Wisatawan berselancar di Pulau Simeulue, Aceh.

Banda Aceh – Pemerintah Kabupaten Simeulue, Aceh, memanfaatkan media sosial untuk menggenjot promosi pariwisata. Strategi tersebut mulai menunjukkan hasil, dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke wilayah kepulauan di Samudra Hindia itu mencapai 800 orang hingga Juli 2026.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Simeulue Zulfatah mengatakan para wisatawan asing tersebut berasal dari berbagai negara.

"Kunjungan wisatawan asing ke Pulau Simeulue hingga Juli 2026 mencapai 800 orang. Wisatawan asing yang berkunjung tersebut dari berbagai negara," kata Zulfatah di Simeulue, Minggu (9/8).

Pemerintah Kabupaten Simeulue menargetkan kunjungan wisman mencapai 1.500 orang sepanjang 2026. Untuk mengejar target tersebut, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan terus memperluas promosi destinasi wisata melalui media sosial dan berbagai saluran lainnya.

"Kami terus mempromosikan objek wisata di Pulau Simeulue dengan harapan wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara tertarik berkunjung ke kabupaten kepulauan di Samudra Hindia ini," ujarnya.

Zulfatah juga mengajak pengelola resor wisata dan masyarakat ikut mempromosikan destinasi yang ada. Langkah tersebut sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2025-2029 yang mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pengembangan pariwisata, mulai dari sektor penginapan hingga kuliner.

Menurut Zulfatah, selancar menjadi daya tarik utama yang membuat wisatawan asing tertarik berkunjung ke Simeulue. Selain selancar, wisatawan juga dapat menikmati berbagai destinasi alam, seperti pantai dan air terjun.

"Wisata selancar menjadi primadona bagi wisatawan asing selama di Pulau Simeulue karena ombaknya besar dan bagus serta memikat peselancar luar negeri," katanya.

Ia berharap keterlibatan masyarakat dalam pengembangan pariwisata terus diperkuat sehingga kunjungan wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara dapat meningkat. Menurutnya, pertumbuhan sektor pariwisata akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

"Kami tentu mengajak semua pihak mendukung kemajuan sektor pariwisata. Sebab, kemajuan pariwisata berdampak langsung kepada perekonomian masyarakat," kata Zulfatah.

Kabupaten Simeulue merupakan salah satu wilayah kepulauan terluar di Provinsi Aceh. Pulau Simeulue berada di Samudra Hindia, sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Pulau Sumatra.

Simeulue merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat pada 1999. Saat ini, kabupaten tersebut terdiri atas 10 kecamatan dan 138 gampong dengan jumlah penduduk sekitar 96 ribu jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.