IHSG Hari Ini Menutup Akhir Pekan di Zona Hijau, Pasar Kompak Optimistis
📅 Jumat, 09 Jan 2026, 21:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA FOTO/ Bayu Pratama S
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat seiring membaiknya kombinasi sentimen domestik dan global.
Dari dalam negeri, persepsi stabilitas kebijakan dan prospek kinerja emiten menopang minat beli investor, sementara dari eksternal, meredanya tekanan global mendorong peningkatan selera risiko.
Sinergi kedua faktor tersebut membuat pasar saham bergerak lebih solid, meski kehati-hatian tetap terjaga di tengah ketidakpastian yang masih membayangi.
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (9/1) sore, ditutup menguat 11,28 atau 0,13 persen ke posisi 8.936,75 ditopang oleh sentimen dari domestik maupun global.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,40 poin atau 0,05 persen ke posisi 868,02.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Sentimen eksternal dan internal menopang laju IHSG,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.
Dari mancanegara, bursa regional kawasan Asia bergerak menguat yang dilatarbelakangi oleh respon pelaku pasar terkait sentimen membaiknya pengeluaran rumah tangga Jepang yang secara tidak terduga meningkat pada November 2025.
Dari kawasan Asia, Biro Statistik China merilis inflasi bulan Desember 2025 secara tahunan di level 0,8 persen dan secara bulanan level 0,2 persen, atau berbalik arah dari penurunan 0,1 persen pada bulan sebelumnya, yang menunjukkan adanya perbaikan daya beli masyarakat seiring dengan pemulihan permintaan domestik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain, pelaku pasar bersiap menjelang laporan pekerjaan Desember 2025 Amerika Serikat (AS) untuk mendapatkan sinyal yang lebih jelas tentang kondisi pasar tenaga kerja dan prospek kebijakan moneter The Fed, serta menantikan potensi putusan Mahkamah Agung (AS) AS tentang legalitas tarif yang diberlakukan oleh pemerintahan Trump.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Desember 2025 berada di level 123,5, yang menunjukkan optimisme pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi domestik dan indikasi positif peran kebijakan fiskal pemerintah dalam mendukung ekonomi domestik.
Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang konsumen non primer yang naik sebesar 3,30 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor properti yang naik masing-masing sebesar 2,38 persen dan 2,18 persen.
Sedangkan, dua sektor melemah yaitu sektor infrastruktur turun paling dalam sebesar 1,40 persen, diikuti oleh sektor keuangan yang turun sebesar 1,07 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu KOCI, HILL, APLN, PPRE dan MINA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni OPMS, CRSN, SMLE, ISMKM dan MBSS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!