Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menjaga Nafas 'Padi Kaisar' di Kaki Gunung Halu

📅 Kamis, 01 Jan 2026, 05:23 WIB | Oleh:

"Ilmu itu harus dicari. Biarkan kami yang tua bertani, tapi anak-anak harus lebih pintar untuk menjaga bahkan mengembangkan warisan ini," ucap Juhdi lirih.

Di tangan kolaborasi pemerintah yang menjamin nutrisi tanah lewat pupuk, dan petani yang merawat varietas lokal dengan cinta, Beas Hideung Cigadog tak lagi sekadar beras "terlarang".

Ia adalah simbol ketahanan pangan yang tumbuh dari akar tradisi, diperkuat oleh teknologi, dan dihidupi oleh harapan mereka yang setia mencangkul bumi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Nasional
Polisi Buru Pemodal Sindika...
Nasional
Rumah Adat di Kawasan Wisat...
Olahraga
Sinner Mundur dari AS Terbu...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.